Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Rp 1 Miliar, Sisa Uang Hasil Tipu Pensiunan Pertamina

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 21 Agustus 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri Onuoha Christiani Kelechi (30) asal Nigeria dan Sisilia Wilhelmina (29) telah membelanjakan Rp 2,5 miliar dari total Rp 3,5 miliar hasil menipu pensiunan karyawan Pertamina, Maliqul Hadist. Uang Rp 1 miliar itu disita polisi untuk dijadikan barang bukti.

Menurut Kasat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Audie Latuheru, hal tersebut berdasarkan keterangan dua tersangka, catatan rekening bank tersangka, barang-barang yang telah disita polisi dari tersangka.

"Mereka kami bekuk di rumah kontrakan mereka di Kota Wisata Cluster Orlando, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, 4 Juni 2013 lalu. Kami lalu dalami dana yang ada di rekening-rekening mereka," ungkap Audie.

"Masih ada Rp1 M lebih yang belum digunakan. Untuk sementara itu akan kami jadikan barang bukti sampai ke proses pengadilan," tambahnya.

Kelechi dan Sisilia berkenalan dengan Maliqul melalui situs www.tagged.com. Saat berkenalan, tersangka mengaku pengacara Said Al-Islam Khadafy, anak mantan pemimpin Libya Moammar Khadafy.

Setelah berkenalan, mereka berkomunikasi dengan Maliqul melalui e-mail. Melalui e-mail, Sisilia mengaku mencari orang yang bersedia membantu Said untuk menyelamatkan aset kekayaan mereka di sejumlah negara, termasuk uang 15,5 juta dollar AS.

Sisilia mengaku akan menghibahkan uang 15,5 juta dollar AS ke Indonesia, tetapi membutuhkan dana untuk biaya hibah. Sisilia kemudian meminta Maliqul membantu dengan mengirimkan uang ke rekening Bank CIMB atas nama seseorang. Maliqul dijanjikan bahwa setelah biaya hibah ditransfer, dana hibah akan masuk secara otomatis ke rekeningnya.




Editor : Tjatur Wiharyo
















22.53 | 0 komentar | Read More

Ikuti Uji Calon Panglima TNI, Moeldoko Digoda Menjadi Capres





JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya mengeluarkan pernyataan menggoda pada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Moeldoko. Godaan itu dilontarkan Tantowi saat Moeldoko menghadiri rapat uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

"Kalau diperhatikan secara seksama visi dan misi yang dipaparkan Pak Moeldoko, bapak tidak cocok menjadi Panglima TNI. Pak Moeldoko lebih cocok ikut konvensi (Partai) Demokrat," kata Tantowi dengan nada bercanda dan disusul tawa ringan sejumlah anggota yang hadir di ruang rapat.

Lebih jauh, politisi Partai Golkar ini juga menilai Moeldoko adalah sosok negarawan. Atas dasar itu ia kembali mengulang pernyataannya bahwa Moeldoko cocok mengikuti bursa seleksi calon presiden dari jalur konvensi.

"Dilihat dari figur, bapak ini negarawan sekali. Makanya saya bilang bapak lebih cocok ikut konvensi," ujarnya.

Untuk diketahui, konvensi adalah siasat Partai Demokrat untuk menjaring calon presiden yang akan diusung pada periode 2014-2019. Ada sejumlah nama tokoh kenamaan dalam konvensi tersebut, di antaranya mantan KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo, dan Ketua DPR Marzuki Alie.

Sejak Rabu siang, Moeldoko hadir dalam rapat uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI. Mayoritas anggota Komisi I DPR mendengarkan paparan Moeldoko dengan seksama. Komisi I DPR akhirnya menyetujui Moeldoko sebagai Panglima TNI.




Editor : Hindra Liauw
















22.41 | 0 komentar | Read More

Asosiasi Dalang Berharap Wayang Masuk Kurikulum Sekolah


Jakarta - Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) berharap, agar pengetahuan mengenai budaya wayang dapat masuk ke dalam kurikulum sekolah sebagai upaya melestarikan salah satu kebudayaan Indonesia yang diakui dunia.


"Kami sedang berjuang keras agar pengenalan wayang bisa diajarkan di sekolah dan masuk di kurikulum SD, SMP dan SMA," ujar Ketua Pepadi, Ekotjipto di Jakarta, Rabu (21/8).


Ia mengatakan, bahwa pihaknya telah mengajukan usul-usul konkret terkait perwayangan di dunia sekolah kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar dapat dikaji dan disetujui.


"Misalnya, apabila tenaga pengajar itu tidak bisa mencukupi untuk memberi pengetahuan tentang wayang di setiap kelas, bisa didatangkan para ahli setiap seminggu sekali," ujar Eko.


Menurutnya, Pepadi memiliki banyak tenaga ahli yang dapat memperkenalkan wayang ke sekolah-sekolah untuk melestarikan dan mempertahankan budaya yang diakui UNESCO sebagai Pusaka Budaya Dunia non Benda (World Intengible Heritage) tersebut.


Eko mengemukakan, bahwa pihaknya sudah berupaya melestarikan wayang di dunia sekolah dengan mobil terbuka berisi wayang dan gamelan yang ditempatkan di sebuah sekolah di Solo, sehingga anak-anak bisa melihat, berkumpul, kemudian mencoba memainkannya.


"Upaya-upaya pengenalan wayang di sekolah yang seperti itu akan kami kembangkan, agar anak-anak mengenal wayang lebih dini," ujarnya.


Eko berharap, pemerintah dapat mendukung usahanya untuk melestarikan dan mempertahankan wayang dengan memasukkan wayang pada kurikulum sekolah.


22.14 | 0 komentar | Read More

“17 Tough Warriors� Challenge Warnai Independence Day Run





  • Rabu, 21 Agustus 2013 | 19:50 WIB






JAKARTA, Kompas.com - Penyelenggaraan kegiatan Independence Day Run “Semangat 17/8” Untuk Merah Putih akan segera berlangsung dalam hitungan hari. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 ini merupakan event pertama yang diselenggarakan di depan Istana Merdeka di mana Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan pelepasan pelari.

Independence Day Run “Semangat 17/8” Untuk Merah Putih ini merupakan kegiatan olahraga lari dengan jarak 17 kilometer (17K) dan 8 kilometer (8K) yang akan diikuti oleh sekitar 45.000 peserta. Angka ini melambangkan tanggal 17 Agustus yang merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung pada 25 Agustus 2013 dan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dari depan Istana Merdeka dan berakhir di Pintu Barat Daya, Monas, Jakarta.

Satu yang unik dari penyelenggaraan kegiatan olahraga lari ini adalah adanya kegiatan “17 Tough Warriors” Challenge yang merupakan inisiatif dari Brigif Linud 17 Kostrad. Selain dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68, kegiatan ini juga merupakan “special tribute” bagi para pejuang yang gugur dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Peserta 17 Tough Warriors Challenge ini adalah prajurit Brigif Linud 17 Kostrad yang terdiri dari 4 Perwira, 5 Bintara, dan 8 Tamtama yang juga simbolisasi dari tanggal 17 Agustus 1945. Seluruh prajurit ini akan mengenakan pakaian dinas lapangan dengan perlengkapan tempur selama mengikuti lari 17K dalam Independence Day Run.

Menjadi tantangan tersendiri bagi para prajurit mengingat beratnya perlengkapan yang harus dibawa selama berlari kurang lebih seberat 17 kilogram. Tentu berbeda antara berlari dengan menggunakan running apparels dengan menggunakan combat gears,” ujar Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA, selaku penggagas Garuda Finishers dan 17 Tough Warriors Challenge ini.

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi sebuah tradisi yang baik, dimana pada prinsipnya dilakukan tidak hanya untuk mengenang para pejuang kemerdekaan, tapi juga didedikasikan untuk rekan-rekan prajurit TNI yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan NKRI, baik saat menjalankan tugas operasi pertempuran maupun latihan. Kegiatan lari semacam ini juga dikenal di sejumlah negara lain dengan sebutan ‘tough ruck’ atau ‘tribute to fallen comrades’.

“Melalui tradisi baru yang positif ini diharapkan prajurit TNI bisa semakin menunjukkan penghormatan kepada rekan-rekan mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk negara dan bangsa dalam berbagai macam penugasan. Kita juga berharap kegiatan “17 Tough Warriors” Challenge ini bisa lebih mengenalkan dan mendekatkan militer kepada masyarakat, selaras dengan salah satu semangat dibentuknya Garuda Finisher, yaitu mensinergikan komponen sipil dan militer melalui olahraga lari,” tambah Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA.

Ia berharap agar tradisi baru yang dilaksanakan dalam kegiatan “17 Tough Warriors” Challenge bisa diikuti dalam event-event lari lainnya di masa mendatang, baik yang diselenggarakan oleh Garuda Finishers maupun berbagai komunitas pelari lainnya di Indonesia.

Event Independence Day Run “Semangat 17/8” Untuk Merah Putih ini merupakan kegiatan bersama yang diselenggarakan secara gabungan oleh Istana Kepresidenan, TNI, POLRI, Kementerian terkait, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta Garuda Finisher selaku partner organizer.

Rute lari akan menggunakan rute Car Free Day yang dimulai di depan Istana Merdeka. Untuk lari 17K akan melintasi Jalan Thamrin, Semanggi, Sudirman, Sisingamangaraja, kemudian berputar di depan sekolah Al-Azhar dan kembali melintasi sisi jalan berlawanan hingga berakhir di Silang Monas melalui Pintu Barat Daya. Sedangkan untuk lari 8K sendiri akan berputar di depan Chase Plaza dan kembali dengan finish yang sama di Silang Monas.(*/)




Editor : Tjahjo Sasongko















22.04 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













22.03 | 0 komentar | Read More

PKL Pasar Gembrong Keluhkan Luas Kios dan Lahan Parkir Lokasi Baru

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 20 Agustus 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - PKL Pasar Gembrong yang berjualan mainan akan direlokasi ke Pasar Gembrong Cipinang Besar Utara, sementara PKL Pasar Gembrong yang berjualan karpet akan direlokasi ke Pasar Klender SS.

Pedagang mainan menilai lahan parkir di Pasar Gembrong Cipinang Besar Utara kurang memadai, sementara pedagang karpet menilai luas kios di Pasar Klender SS tidak cukup untuk menaruh barang dagangan mereka.

"Tidak muat, nanti kita cari solusinya. (Untuk Pasar Gembrong) parkir nanti di lahan Pasar Cipinang kita akan turunkan ke jalan yang ada, tapi tetap teratur. Memang tidak ada jalan lain. Nanti ada petugas yang atur," kata Krisdiyanto, di Kantor Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2013).

Untuk lahan parkir di Pasar Klender SS sendiri, Manajer Area 02 PD Pasar Jaya, Emir Faisyal mengakui daya tampung kendaraan lahan parkir Pasar Gembrong lebih kecil dibanding lahan parkir di Pasar Klender SS. Emir menjelaskan, lahan parkir di Pasar Gembrong hanya bisa menampung 65 mobil dan 150 sepeda motor.


"Kalau itu kurang nanti lokasinya kita cari tidak jauh dari pasar. Sisi barat dari pada pasar," tambah Emir.





Editor : Tjatur Wiharyo







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











22.53 | 0 komentar | Read More

Jupe Resmi Menjanda


Jakarta - Artis dan pedangdut Yulia Rahmawati atau yang dikenal dengan sapaan Jupe kini dapat bernafas lega. Pasalnya permohonan cerainya dari mantan suaminya Damien Perez ternyata dikabulkan oleh pemerintah Prancis. Hal itu diungkapkan Jupe saat ditemui dalam jumpa pers film terbarunya "Perawan Seberang" di Planet Hollywood, Jakarta, Selatan, Selasa (20/8).


"Aku baru terima surat dari Kedutaan Besar Perancis di Jakarta yang isinya mengabulkan gugatan cerai aku dengan mantan suamiku Damien Perez," ungkap wanita kelahiran Jakarta itu.


Lebih lanjut Jupe yang sudah menunggu kabar perceraiannya selama 6 tahun merasa sangat bersyukur karena urusannya dengan mantan suami telah selesai yang artinya dirinya resmi menjadi janda.


"Yang di Prancis sudah selesai, saya bersyukur banget. Saya kemarin sempat stres, cerai sudah lama, surat cerai nggak kelar-kelar. Saya selalu berdoa terus. Ya Allah saya butuh surat cerai. Nggak tahu kenapa, saat saya lagi butuh, tiba-tiba pas saya pulang ada surat di rumah, yaitu dari Kedubes Prancis, pas saya cek ternyata surat cerai, yes," lanjut Jupe.


Jupe sendiri saat ini menyewa jasa pengacara untuk mengurus surat perceraiannya dengan mantan suami agar bisa sah juga di pergunakan di Indonesia.


"Saya sampai menggunakan jasa lawyer untuk mengurusi surat-surat ini. Saya nggak mau kayak kemarin, saya mau di Indonesia sah, di mana-mana sah. Target sih bulan depan udah selesai," tuturnya.


Dengan dikabulkannya permohonan cerai Jupe oleh pemerintah Perancis, otomatis makin memperlancar langkah artis yang pernah berseteru dengan Dewi Persik itu untuk segera menikah dengan kekasihnya Gaston Castano.


22.14 | 0 komentar | Read More

Ricky Anggawijaya Raih Emas Pertama Indonesia





NANJING, Kompas.com - Cabang renang mempersembahkan medali emas pertama Indonesia di ajang Asian Youth Games II Nanjing lewat Ricky Anggawijaya di nomor 100 meter gaya punggung, Selasa (20/8).

Dalam lomba yang berlangsung di Nanjing Natatorium, Ricky merebut medali emas dengan catatan waktu 58.42 detik. Ia mengatasi atlet Taiwan, yang Chunjyao yang merebut medali perak dengan catatan waktu 58.83 detik serta atlet Korea Wong Younjun yang kebagian perunggu dengan catatan waktu 58.90 detik.

Ini merupakan medali emas pertama kontingen Indonesia di ajang Asian Youth Games II 2013 ini. Sebelumnya Indonesia telah merebut medali perunggu yang juga dipersembahkan cabang renang melalui atlet Monalisa Arieswaty di nomor  200 meter gaya kupu-kupu.

Ricky Anggawijaya, perenang asal Jawa Barat memang merupakan satu kekuatan fenomenal dalam satu tahun terakhir. Di beberapa ajang internasional tahun ini seperti ASEAN School di Vietnam serta Asean Age di Brunei tahun  ini, Ricky juga merebut medali emas.

Munculnya Ricky Anggawijaya oleh pelatih nasional Albert C. Sutanto dipandang sebagai satu yang sangat positif. "Di nomor gaya punggung di ASEAN selama ini kita mengandalkan Gde Siman Sudartawa. Dengan adanya Ricky tentunya kita dapat berharap dominasi di nomor ini akan lebih panjang di banyak event," kata Albert.

Di final nomor 50 meter gaya dada, atlet Indonesia Ilham Achmad berada di urutan delapan dengan catatan waktu 30.47 detik.

Dengan perolehan satu emas dan satu perunggu ini, Indonesia sementara menempati urutan 12 Asian Youth Games II/2013 di Nanjing.




Editor : Tjahjo Sasongko















22.04 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













22.03 | 0 komentar | Read More

Pasar Blok G Tanah Abang Terus Berbenah Diri

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 19 Agustus 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - Siang itu suasana di Pasar Blok G Tanah Abang terlihat sibuk. Beberapa pekerja tampak mengecat tembok luar pasar. Beberapa pekerja lain mengelas besi di depan gedung. Di depan pasar, ada lagi pekerja yang sibuk mengeruk saluran air berwarna hitam dan berbau tak sedap.


Tak kalah sibuknya dengan pekerja di dalam pasar. Di sana ada yang mengangkat rolling door yang rusak untuk diganti dengan yang baru. Ada beberapa pekerja yang tampak sedang beristirahat sambil mengobrol setelah seharian bekerja. Selebihnya, aktivitas manusia di sana seperti tak berhenti. Tanah Abang berbenah, Tanah Abang berubah.


Di antara kesibukan para pekerja itu, ramai pula lalu lalang calon pedagang Pasar Blok G Tanah Abang. Mereka sibuk mencari dan mengecek kios yang mereka dapatkan setelah mengambil undian hari ini, Senin (19/8/2013), di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Ekspresi bahagia, bingung, dan ada pula yang kecewa terlihat di wajah mereka.



Sebagian di antara mereka bingung ketika mencari lokasi kios. Sebagian dari mereka terlihat bahagia karena akhirnya mereka mendapatkan tempat berdagang yang nyaman dan layak. Namun, ada pula yang kecewa karena mendapatkan kios yang tidak sesuai dengan harapan.


Ferry, pedagang pakaian, termasuk salah satu yang agak kecewa dengan kios yang didapat. Ia sebetulnya senang karena mendapat tempat dagang yang baru. Namun, ia masih belum mengerti mengapa kios yang ia dapatkan tak sebaik kios-kios lain.


"Senang sih dapat di sini, tapi sayangnya tempat saya rolling door-nya enggak ada. Ya mau gimana lagi, dari undian dapatnya yang ini," ujarnya.


Pasar Blok G memang masih belum sempurna. Lampu-lampu di lantai tiga masih belum terpasang. Ketika sore merangkak menuju petang, suasana gelap menyelimuti lantai tersebut.


Toilet wanita di dalam gedung sudah cukup bersih dan airnya sudah tidak keruh. Namun, di toilet pria, masih terlihat beberapa bagian yang rusak, misalnya pada bagian peturasan. Air di toilet pria ini juga masih sedikit keruh.


Fasilitas lain yang sudah dipersiapkan adalah lahan parkir pasar. PD Pasar Jaya selaku pengelola apsar memanfaatkan bekas rumah pemotongan hewan sebagai lahan parkir.


Para pekerja tersebut tidak akan berhenti untuk membenahi Pasar Blok G Tanah Abang. Mereka akan terus bekerja hingga pasar siap untuk menyambut calon penghuni barunya. Niscaya, bulan depan pasar itu mulai beroperasi dan pedagang berharap pembeli bisa seramai ketika mereka berjualan di jalan.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















22.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger