Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ketika Pelajar Keluhkan Banyak Mal di Jakarta

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 12 Januari 2013 | 22.53





Ketika Pelajar Keluhkan Banyak Mal di Jakarta





Penulis : Imanuel More | Sabtu, 12 Januari 2013 | 22:16 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Dialog antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan pelajar persekolahan Santa Ursula Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2013) melahirkan sejumlah pertanyaan dan pernyataan menarik. Salah satunya ketika mereka mempertanyakan menjamurnya mal dan pusat perbelanjaan di Jakarta.


Albert, pelajar Kelas XII St Ursula, mengungkapkan perasaannya di hadapan Wagub. "Kenapa sih banyak banget mal dibangun di Jakarta? Bikin macet dan saya sudah bosan dengan mal," ujar Albert.


Ia menilai Pemprov DKI Jakarta selama ini telah keliru menafsirkan keinginan masyarakat untuk berekreasi dan menikmati hiburan. Salah satu yang menjadi perhatian Albert adalah kawasan Kota Tua. Penataan kawasan tersebut dinilai belum maksimal lantaran masih banyak bangunan tua dan bersejarah yang terbengkalai.


"Banyak bangunan bersejarah dan bernilai yang kosong. Mengapa tidak direnovasi supaya bisa memperindah Kota Tua sebagai kawasan wisata?" tanya Albert.


Ahok tidak menjawab secara langsung pertanyaan tersebut. Ia menjelaskan, untuk periode pemerintahan Jokowi-Basuki, pengawasan atas pembangunan gedung bertingkat, termasuk mal akan lebih ditingkatkan. Tim pemanfaatan urusan tanah akan memberikan persyaratan yang tegas.


"Bangunan tinggi harus selesaikan jalannya dulu. Jangan bangun gedung tanpa akses jalan sehingga bikin macet," tandas Basuki.


Terkait bangunan kosong di kawasan Kota Tua, Ahok menjelaskan, sebagian bangunan tersebut milik BUMN. Pemanfaatan gedung dan upaya pelestarian gedung-gedung tersebut tidak di bawah kewenangan Pemprov DKI Jakarta.


"Karena itu, nanti saya coba bicarakan dengan Pak Dahlan Iskan," kata Wagub.


Ahok menerangkan, jika tidak dimanfaatkan, Pemprov akan memintanya dan memperbaikinya. Setelah rampung, gedung tersebut pun diperuntukkan untuk kegiatan wisata.


















22.53 | 0 komentar | Read More

PAN Tegaskan Sikap Inklusif





PAN Tegaskan Sikap Inklusif





Penulis : Josie Susilo Hardianto | Sabtu, 12 Januari 2013 | 18:53 WIB











JAYAPURA, KOMPAS.com - Perayaan Natal bersama yang bakal digelar Partai Amanat Nasional (PAN), Minggu petang di Jayapura, Papua menegaskan sikap inklusif partai berlambang matahari itu . Ditemui Sabtu (12/1) sore di Jayapura, Ketua DPP PAN Bara Hasibuan mengatakan, perayaan Natal bersama itu merupakan yang pertama kali digelar oleh PAN sejak partai itu didirikan.


Ia mengatakan, langkah itu merupakan bagian dari cerminan ideologi partai yaitu Pancasila. Selain itu, ia mengungkapkan mengapa Papua dipilih sebagai tempat perayaan karena di wilayah itu masih dibelenggu oleh konflik dan berbagai persoalan ketidakadilan.


PAN, melalui perayaan bersama itu, tutur Bara Hasibuan, ingin menjadi bagian dari upaya membawa pesan damai di Tanah Papua. PAN, ungkap Bara, ingin merangkul setiap orang tanpa memperhitungkan latar belakang golongan, suku, atau agama mereka.


Partai itu ingin menjadi wadah aspirasi setiap warga negara. Direncanakan perhelatan itu akan digelar di Gedung Olah Raga Cendrawasih, Jayapura dan akan dihadiri oleh Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.




















22.41 | 0 komentar | Read More

Cinta Laura Luncurkan Single Baru Bernuansa Balada


Cinta Laura

Cinta Laura (sumber: Beritasatu/Yanuar Rahman)




Dirinya melakukan proses rekaman lagu tersebut sekitar bulan Juli tahun 2011 dengan bantuan Erwin Prasetyo dan DJ Sumantri.

Di tengah kesibukannya menimba ilmu di Amerika Serikat, Cinta Laura masih menyempatkan diri untuk bertandang kembali ke tanah air guna promosi single terbarunya yang berjudul All Of My Life.

"I really like All Of My Life. Karena kalau aku tunjukin teman-teman aku yang sama sekali enggak bisa bahasa Indonesia, mereka suka juga. Berarti itu memang single yang bagus," tuturnya saat ditemui di kantor Sony Music Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/1).

Single kedua yang diambil dari album Hollywood Dreams itu dipilih karena fans perempuan yang memiliki nama lengkap Laura Cinta Kiehl itu menyukai tembang tersebut.

"Enggak terlalu ballad, tapi bukan up beat juga. Itu bagus, biasanya aku lagu dance. Disini mereka suka lagu relax, All Of My Life cocok buat fans aku yang suka lagu ballad," terangnya.

Cinta sendiri melakukan proses rekaman lagu tersebut sekitar bulan Juli tahun 2011 dengan bantuan Erwin Prasetyo sebagai penulis lagu dan DJ Sumantri sebagai produsernya.

"Di lagu ini voice aku enggak sama kayak biasa, karena untukk pertama kali coba teknik falsetto. Coba dengerin, it's really cute. Lumayan girly," tambah Cinta.

Dara berdarah Jerman ini berharap dengan dirilisnya single kedua tersebut mampu mengulang kisah sukses single pertamanya di album yang sama dengan judul Tulalit.

"Aku juga promo lewat Twitter, aku optimistis. Biarpun aku enggak di sini, itu akan bisa sukses," tandasnya.

22.14 | 0 komentar | Read More

Reli Dakar : Peterhansel Menang, Al-AttiyahTerpuruk




Reli Dakar : Peterhansel Menang, Al-AttiyahTerpuruk





Penulis : Emilius Caesar Alexey | Sabtu, 12 Januari 2013 | 21:38 WIB













SALTA, KOMPAS.com - Juara bertahan Stephane Peterhansel kembali menjadi pemenang pada etape ketujuh, Jumat (11/1/2013) di Salta, Argentina. Pereli Perancis itu  mampu memacu mobil Mini-nya untuk menjadi yang tercepat dan meninggalkan pesaingnya, Nasser Al-Attiyah di posisi kedua klasemen.


Peterhansel finis tercepat dengan waktu satu jam 47 menit 27 detik. Sedangkan, Al-Attiyah justru terseok dengan finis di urutan keenam dan terpaut satu menit 56 detik dari Peterhansel yang menjadi sepuluh kali juara Reli  Dakar, empat kali dengan mobil dan enam kali dengan motor.


Al-Attiyah yang menjadi juara pada 2011 harus berjuang  di etape berikutnya karena selisih waktu totalnya melebar, menjadi tiga menit 14 detik. "Ini adalah etape yang sangat jauh, 218 kilometer di ketinggian rata-rata 4.000 meter di atas permukaan laut. Terkadang kami harus naik sampai ketinggian 4.800 meter dan itu membuat kami kelelahan serta pusing kepala. Namun, kami terus memacu mobil sampai finis," kata Peterhansel.



















22.04 | 0 komentar | Read More

Pencipta Tucuxi Beberkan Rahasia Kecelakaan Dahlan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pencipta mobil listrik model "Tucuxi" Danet Suryatama akhirnya membongkar rahasia di balik penciptaan mobil tersebut. Danet mengaku didepak oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.


"Banyak rencana yang ingin kami wujudkan dengan Tucuxi. Namun semua rencana itu punah dengan disingkirkannya kami," ungkap Danet kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (12/1/2013).


Menurut Danet, pihaknya sebenarnya sudah merencanakan proyek uji coba, uji sertifikasi, serah terima, pelatihan bagi pengendara hingga peluncuran resmi layaknya produksi mobil lain. Namun tiba-tiba, setelah pada 21 Desember 2012, mobil langsung dibawa ke Jakarta dan langsung dioprek oleh tim Dahlan.


Danet menduga, hal ini turut memicu kecelakaan saat Dahlan mengendarainya ke Surabaya. Danet juga menuturkan, mobil listrik ini merupakan prototipe kendaraan pertama yang harus menjalani uji coba dahulu secara masak sebelum dipergunakan kemana-mana dan di arena yang sulit.


"Namun karena Pak Dahlan buru-buru membawa mobil tersebut ke Jakarta dan langsung digantikan oleh Ricky Elson dan Kupu-kupu Malam, maka ini mengakibatkan tidak adanya kesempatan bagi kami memberikan training ke calon pengendara untuk lebih mengenal Tucuxi," tambahnya.


Danet juga berharap dengan adanya kecelakaan tersebut tidak menghapus kenyataan adanya pembongkaran oleh pihak Kupu-kupu Malam dan pihak Dahlan.


Sekadar catatan, menurut Danet, pihak Dahlan memang sengaja mengubah rem mobil Tucuxi sehingga menyebabkan mobil tersebut kecelakaan. "Kami sangat menyesalkan pembongkaran kendaraan yang dilakukan oleh tim Dahlan dan Kupu-kupu Malam tanpa sepengetahuan kami," tambahnya.


Dengan pembongkaran tersebut, mobil itu mengalami perubahan mulai dari rem, dua airbag (pengemudi dan penumpang), power steering, battery system, battery monitoring system, dan lainnya.












22.03 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Megapolitan

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 11 Januari 2013 | 22.53

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comJalan Berlubang di Jakarta 6.464 TitikRasyid Rajasa Tidak Ditahan dan Boleh Pulang ke RumahRasyid Dipindahkan dari RS Polri, Sudah DitahanPolisi Tangkap Sindikat Judi Togel di JakartaPohon di Jakarta Warisan Ali SadikinJumlah Lokasi Banjir MenyusutMal UKM Segera Jadi Pusat Suvenir IndonesiaBerkas Kasus Rasyid Lengkap, Siap Dilimpahkan ke KejaksaanJokowi Akan Gelar "Public Hearing" Pembangunan Enam Ruas TolKampung Pulo Langganan Banjir Sejak 1960Basuki: Integrasi Kopaja ke Transjakarta Bukan untuk Tambah PADPolisi Cocokkan Saksi dengan Luka di Kemaluan RIBanjir Banten, 4 Orang Meninggal DuniaRI Korban Kejahatan Seksual Orang DekatOrganda: Jakarta Akan Lebih Cepat Macet Total


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 11 Jan 2013 22:30:13 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22084491/Jalan.Berlubang.di.Jakarta.6.464.Titik Fri , 11 Jan 2013 22:08:44 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/08/1718012t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mencatat terdapat sekitar 6.464 titik jalan berlubang di DKI dengan total luas 2.747.801 meter persegi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22084491/Jalan.Berlubang.di.Jakarta.6.464.Titik">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22084491/Jalan.Berlubang.di.Jakarta.6.464.Titik http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22064373/Rasyid.Rajasa.Tidak.Ditahan.dan.Boleh.Pulang.ke.Rumah Fri , 11 Jan 2013 22:06:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/08/1505222-nut-m-rasyid-amarullah-di-dirlantas-polda-metro-jaya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rasyid Rajasa 22, tersangka kasus kecelakaan lalu lintas di tol Jagorawi hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia telah kembali ke rumah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22064373/Rasyid.Rajasa.Tidak.Ditahan.dan.Boleh.Pulang.ke.Rumah">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22064373/Rasyid.Rajasa.Tidak.Ditahan.dan.Boleh.Pulang.ke.Rumah http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21424620/Rasyid.Dipindahkan.dari.RS.Polri..Sudah.Ditahan Fri , 11 Jan 2013 21:42:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/08/1058005-nut--rasyid-datang-ke-dirlantas--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rasyid Rajasa 22 yang dirawat di RS Said Sukanto RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, telah dipindahkan, namun belum diketahui ke mana. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21424620/Rasyid.Dipindahkan.dari.RS.Polri..Sudah.Ditahan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21424620/Rasyid.Dipindahkan.dari.RS.Polri..Sudah.Ditahan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21204173/Polisi.Tangkap.Sindikat.Judi.Togel.di.Jakarta Fri , 11 Jan 2013 21:20:41 UTC+0700Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat 11/1/2013, merilis 9 tersangka kasus perjudian togel dan online. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21204173/Polisi.Tangkap.Sindikat.Judi.Togel.di.Jakarta">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21204173/Polisi.Tangkap.Sindikat.Judi.Togel.di.Jakarta http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21163721/Pohon.di.Jakarta.Warisan.Ali.Sadikin Fri , 11 Jan 2013 21:16:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/10/1550528-pohon-tumbang-tutup-jalan-mt-haryono-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebagian besar pohon yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan warisan zaman Gubernur Ali Sadikin 1966-1977. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21163721/Pohon.di.Jakarta.Warisan.Ali.Sadikin">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21163721/Pohon.di.Jakarta.Warisan.Ali.Sadikin http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/2058096/Jumlah.Lokasi.Banjir.Menyusut. Fri , 11 Jan 2013 20:58:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1504315-nut-warga--berjalan-melintas-air-banjir-di-kampung-pulo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sampai Jumat 11/1/2013 malam, jumlah lokasi banjir di Jakarta semakin menyusut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/2058096/Jumlah.Lokasi.Banjir.Menyusut.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/2058096/Jumlah.Lokasi.Banjir.Menyusut. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19493543/Mal.UKM.Segera.Jadi.Pusat.Suvenir.Indonesia Fri , 11 Jan 2013 19:49:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/03/1902211-jokowi-ukm-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menjadikan Mal Usaha Kecil Menengah UKM Waduk Melati di Jakarta Pusat, sebagai pusat suvenir Indonesia. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19493543/Mal.UKM.Segera.Jadi.Pusat.Suvenir.Indonesia">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19493543/Mal.UKM.Segera.Jadi.Pusat.Suvenir.Indonesia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19354295/Berkas.Kasus.Rasyid.Lengkap..Siap.Dilimpahkan.ke.Kejaksaan Fri , 11 Jan 2013 19:35:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/08/1356196-nut-m-rasyid-amarullah-di-dirlantas-polda-metro-jaya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan bahwa seluruh berkas pemeriksaan terhadap Rasyid Amarullah Rajasa telah lengkap. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19354295/Berkas.Kasus.Rasyid.Lengkap..Siap.Dilimpahkan.ke.Kejaksaan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19354295/Berkas.Kasus.Rasyid.Lengkap..Siap.Dilimpahkan.ke.Kejaksaan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19212254/Jokowi.Akan.Gelar.Public.Hearing.Pembangunan.Enam.Ruas.Tol Fri , 11 Jan 2013 19:21:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/1553373-jokowidjoko-kirmanto-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi akan menggelar public hearing terkait keputusannya meneruskan proyek pembangunan enam ruas tol baru. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19212254/Jokowi.Akan.Gelar.Public.Hearing.Pembangunan.Enam.Ruas.Tol">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19212254/Jokowi.Akan.Gelar.Public.Hearing.Pembangunan.Enam.Ruas.Tol http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19051339/Kampung.Pulo.Langganan.Banjir.Sejak.1960 Fri , 11 Jan 2013 19:05:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1504315-nut-warga--berjalan-melintas-air-banjir-di-kampung-pulo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kampung Pulo di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, menurut warga setempat, sudah menjadi daerah langganan banjir sejak tahun 1960. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19051339/Kampung.Pulo.Langganan.Banjir.Sejak.1960">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19051339/Kampung.Pulo.Langganan.Banjir.Sejak.1960 http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19011123/Basuki.Integrasi.Kopaja.ke.Transjakarta.Bukan.untuk.Tambah.PAD Fri , 11 Jan 2013 19:01:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/0710008-bentuk-future-kopaja-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kebijakan mengintegrasikan kopaja ke jalur transjakarta dilakukan bukan untuk menambah PAD. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19011123/Basuki.Integrasi.Kopaja.ke.Transjakarta.Bukan.untuk.Tambah.PAD">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19011123/Basuki.Integrasi.Kopaja.ke.Transjakarta.Bukan.untuk.Tambah.PAD http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18470484/Polisi.Cocokkan.Saksi.dengan.Luka.di.Kemaluan.RI Fri , 11 Jan 2013 18:47:04 UTC+0700Polisi tengah mencocokkan petunjuk yang ada pada salah seorang saksi dengan luka di kemaluan bocah pemulung yang meninggal setelah koma. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18470484/Polisi.Cocokkan.Saksi.dengan.Luka.di.Kemaluan.RI">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18470484/Polisi.Cocokkan.Saksi.dengan.Luka.di.Kemaluan.RI http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18430220/Banjir.Banten..4.Orang.Meninggal.Dunia Fri , 11 Jan 2013 18:43:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1037317-kum-tol-jakartamerak-di-kilometer-57-serang-banten-putus-karena-banjir-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Empat orang meninggal dunia akibat bencana banjir besar yang melanda provinsi Banten. Tiga orang di antaranya berasal dari kabupaten Lebak, Banten <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18430220/Banjir.Banten..4.Orang.Meninggal.Dunia">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18430220/Banjir.Banten..4.Orang.Meninggal.Dunia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/1821385/RI.Korban.Kejahatan.Seksual.Orang.Dekat Fri , 11 Jan 2013 18:21:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1807598-pemerkosaan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hasil sementara otopsi terhadap jasad RI yang dilakukan RSCM menunjukkan bocah itu tertular penyakit menular seksual. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/1821385/RI.Korban.Kejahatan.Seksual.Orang.Dekat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/1821385/RI.Korban.Kejahatan.Seksual.Orang.Dekat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18124720/Organda.Jakarta.Akan.Lebih.Cepat.Macet.Total.. Fri , 11 Jan 2013 18:12:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/1204098-pri-ruas-tol-dalam-kota--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua Umum Organisasi Pengusaha Angkutan Darat Organda Eka Sari Lorena memperingatkan kemacetan total di Jakarta, akan lebih cepat tiba. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18124720/Organda.Jakarta.Akan.Lebih.Cepat.Macet.Total..">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18124720/Organda.Jakarta.Akan.Lebih.Cepat.Macet.Total..


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comJalan Berlubang di Jakarta 6.464 TitikRasyid Rajasa Tidak Ditahan dan Boleh Pulang ke RumahRasyid Dipindahkan dari RS Polri, Sudah DitahanPolisi Tangkap Sindikat Judi Togel di JakartaPohon di Jakarta Warisan Ali SadikinJumlah Lokasi Banjir MenyusutMal UKM Segera Jadi Pusat Suvenir IndonesiaBerkas Kasus Rasyid Lengkap, Siap Dilimpahkan ke KejaksaanJokowi Akan Gelar "Public Hearing" Pembangunan Enam Ruas TolKampung Pulo Langganan Banjir Sejak 1960Basuki: Integrasi Kopaja ke Transjakarta Bukan untuk Tambah PADPolisi Cocokkan Saksi dengan Luka di Kemaluan RIBanjir Banten, 4 Orang Meninggal DuniaRI Korban Kejahatan Seksual Orang DekatOrganda: Jakarta Akan Lebih Cepat Macet Total


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 11 Jan 2013 22:30:13 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22084491/Jalan.Berlubang.di.Jakarta.6.464.Titik Fri , 11 Jan 2013 22:08:44 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/08/1718012t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mencatat terdapat sekitar 6.464 titik jalan berlubang di DKI dengan total luas 2.747.801 meter persegi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22084491/Jalan.Berlubang.di.Jakarta.6.464.Titik">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22084491/Jalan.Berlubang.di.Jakarta.6.464.Titik http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22064373/Rasyid.Rajasa.Tidak.Ditahan.dan.Boleh.Pulang.ke.Rumah Fri , 11 Jan 2013 22:06:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/08/1505222-nut-m-rasyid-amarullah-di-dirlantas-polda-metro-jaya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rasyid Rajasa 22, tersangka kasus kecelakaan lalu lintas di tol Jagorawi hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia telah kembali ke rumah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22064373/Rasyid.Rajasa.Tidak.Ditahan.dan.Boleh.Pulang.ke.Rumah">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/22064373/Rasyid.Rajasa.Tidak.Ditahan.dan.Boleh.Pulang.ke.Rumah http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21424620/Rasyid.Dipindahkan.dari.RS.Polri..Sudah.Ditahan Fri , 11 Jan 2013 21:42:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/08/1058005-nut--rasyid-datang-ke-dirlantas--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rasyid Rajasa 22 yang dirawat di RS Said Sukanto RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, telah dipindahkan, namun belum diketahui ke mana. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21424620/Rasyid.Dipindahkan.dari.RS.Polri..Sudah.Ditahan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21424620/Rasyid.Dipindahkan.dari.RS.Polri..Sudah.Ditahan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21204173/Polisi.Tangkap.Sindikat.Judi.Togel.di.Jakarta Fri , 11 Jan 2013 21:20:41 UTC+0700Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat 11/1/2013, merilis 9 tersangka kasus perjudian togel dan online. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21204173/Polisi.Tangkap.Sindikat.Judi.Togel.di.Jakarta">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21204173/Polisi.Tangkap.Sindikat.Judi.Togel.di.Jakarta http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21163721/Pohon.di.Jakarta.Warisan.Ali.Sadikin Fri , 11 Jan 2013 21:16:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/10/1550528-pohon-tumbang-tutup-jalan-mt-haryono-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebagian besar pohon yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan warisan zaman Gubernur Ali Sadikin 1966-1977. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21163721/Pohon.di.Jakarta.Warisan.Ali.Sadikin">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/21163721/Pohon.di.Jakarta.Warisan.Ali.Sadikin http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/2058096/Jumlah.Lokasi.Banjir.Menyusut. Fri , 11 Jan 2013 20:58:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1504315-nut-warga--berjalan-melintas-air-banjir-di-kampung-pulo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sampai Jumat 11/1/2013 malam, jumlah lokasi banjir di Jakarta semakin menyusut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/2058096/Jumlah.Lokasi.Banjir.Menyusut.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/2058096/Jumlah.Lokasi.Banjir.Menyusut. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19493543/Mal.UKM.Segera.Jadi.Pusat.Suvenir.Indonesia Fri , 11 Jan 2013 19:49:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/03/1902211-jokowi-ukm-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menjadikan Mal Usaha Kecil Menengah UKM Waduk Melati di Jakarta Pusat, sebagai pusat suvenir Indonesia. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19493543/Mal.UKM.Segera.Jadi.Pusat.Suvenir.Indonesia">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19493543/Mal.UKM.Segera.Jadi.Pusat.Suvenir.Indonesia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19354295/Berkas.Kasus.Rasyid.Lengkap..Siap.Dilimpahkan.ke.Kejaksaan Fri , 11 Jan 2013 19:35:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/08/1356196-nut-m-rasyid-amarullah-di-dirlantas-polda-metro-jaya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan bahwa seluruh berkas pemeriksaan terhadap Rasyid Amarullah Rajasa telah lengkap. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19354295/Berkas.Kasus.Rasyid.Lengkap..Siap.Dilimpahkan.ke.Kejaksaan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19354295/Berkas.Kasus.Rasyid.Lengkap..Siap.Dilimpahkan.ke.Kejaksaan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19212254/Jokowi.Akan.Gelar.Public.Hearing.Pembangunan.Enam.Ruas.Tol Fri , 11 Jan 2013 19:21:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/1553373-jokowidjoko-kirmanto-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi akan menggelar public hearing terkait keputusannya meneruskan proyek pembangunan enam ruas tol baru. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19212254/Jokowi.Akan.Gelar.Public.Hearing.Pembangunan.Enam.Ruas.Tol">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19212254/Jokowi.Akan.Gelar.Public.Hearing.Pembangunan.Enam.Ruas.Tol http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19051339/Kampung.Pulo.Langganan.Banjir.Sejak.1960 Fri , 11 Jan 2013 19:05:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1504315-nut-warga--berjalan-melintas-air-banjir-di-kampung-pulo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kampung Pulo di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, menurut warga setempat, sudah menjadi daerah langganan banjir sejak tahun 1960. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19051339/Kampung.Pulo.Langganan.Banjir.Sejak.1960">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19051339/Kampung.Pulo.Langganan.Banjir.Sejak.1960 http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19011123/Basuki.Integrasi.Kopaja.ke.Transjakarta.Bukan.untuk.Tambah.PAD Fri , 11 Jan 2013 19:01:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/0710008-bentuk-future-kopaja-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kebijakan mengintegrasikan kopaja ke jalur transjakarta dilakukan bukan untuk menambah PAD. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19011123/Basuki.Integrasi.Kopaja.ke.Transjakarta.Bukan.untuk.Tambah.PAD">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/19011123/Basuki.Integrasi.Kopaja.ke.Transjakarta.Bukan.untuk.Tambah.PAD http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18470484/Polisi.Cocokkan.Saksi.dengan.Luka.di.Kemaluan.RI Fri , 11 Jan 2013 18:47:04 UTC+0700Polisi tengah mencocokkan petunjuk yang ada pada salah seorang saksi dengan luka di kemaluan bocah pemulung yang meninggal setelah koma. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18470484/Polisi.Cocokkan.Saksi.dengan.Luka.di.Kemaluan.RI">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18470484/Polisi.Cocokkan.Saksi.dengan.Luka.di.Kemaluan.RI http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18430220/Banjir.Banten..4.Orang.Meninggal.Dunia Fri , 11 Jan 2013 18:43:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1037317-kum-tol-jakartamerak-di-kilometer-57-serang-banten-putus-karena-banjir-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Empat orang meninggal dunia akibat bencana banjir besar yang melanda provinsi Banten. Tiga orang di antaranya berasal dari kabupaten Lebak, Banten <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18430220/Banjir.Banten..4.Orang.Meninggal.Dunia">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18430220/Banjir.Banten..4.Orang.Meninggal.Dunia http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/1821385/RI.Korban.Kejahatan.Seksual.Orang.Dekat Fri , 11 Jan 2013 18:21:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1807598-pemerkosaan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hasil sementara otopsi terhadap jasad RI yang dilakukan RSCM menunjukkan bocah itu tertular penyakit menular seksual. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/1821385/RI.Korban.Kejahatan.Seksual.Orang.Dekat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/1821385/RI.Korban.Kejahatan.Seksual.Orang.Dekat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18124720/Organda.Jakarta.Akan.Lebih.Cepat.Macet.Total.. Fri , 11 Jan 2013 18:12:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/1204098-pri-ruas-tol-dalam-kota--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua Umum Organisasi Pengusaha Angkutan Darat Organda Eka Sari Lorena memperingatkan kemacetan total di Jakarta, akan lebih cepat tiba. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18124720/Organda.Jakarta.Akan.Lebih.Cepat.Macet.Total..">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/11/18124720/Organda.Jakarta.Akan.Lebih.Cepat.Macet.Total..


22.53 | 0 komentar | Read More

Anggito Abimanyu: Jangan Remehkan Roy!




Menteri Baru


Anggito Abimanyu: Jangan Remehkan Roy!





Penulis : Susi Ivvaty | Jumat, 11 Januari 2013 | 21:48 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagai sesama lulusan Universitas Gadjah Mada, ekonom yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi), Anggito Abimanyu, mengenal Roy sebagai sosok yang mau mendengar dan belajar. Ia berharap masyarakat dan kalangan dunia olahraga tidak meremehkan kemampuan dan kemauan Roy.


"Jangan under estimate. Saya mengenal Roy cukup lama, baik saat dia sebagai aktivis dulu maupun di pergerakan. Ia sosok yang mau belajar dan mau mendengar. Berilah kesempatan. Saya yakin dia bisa mengambil prioritas saat menjabat," kata Anggito, Jumat (11/1/2013), menanggapi ditunjuknya Roy Suryo sebagai Menpora menggantikan Andi Mallarangeng oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Menurut Anggito, Roy lebih mau belajar dibandingkan dengan Andi Mallarangeng. Bahwa Roy bukan sosok yang selama ini mengakrabi bidang keolahragaan, itu bukan penghambat untuk mempimpin Kemenpora dan membenahi olahraga.


"Pak Andi juga bukan olahragawan. Banyak yang tidak sesuai bidangnya bisa menjabat dan berhasil dengan baik," sambung Anggito.


Anggito siap membantu Roy jika dibutuhkan. Sebagai pengurus bola basket, ia mengerti persoalan yang dihadapi hampir semua induk organisasi olahraga di Indonesia. Lebih kurang sama. "Saya mengerti kacau-balaunya. Karena itu, ketika mendengar Roy menjadi Menpora, saya langsung BBM, memberi selamat dan memberi tahu kalau saya siap membantu. Saya siap sewaktu-waktu dipanggil," tutur Anggito.






Editor :


Marcus Suprihadi















22.41 | 0 komentar | Read More

Flux and Play Berikan Warna Baru di Bisnis Promotor


Konferensi pers promotor Flux and Play.

Konferensi pers promotor Flux and Play. (sumber: BeritaSatu.com/Yanuar Rahman)




The Stone Roses dipilih sebagai langkah awal Flux and Play memperkenalkan diri mereka ke hadapan publik.

Hadir di tengah persaingan bisnis promotor, Flux and Play yang berdiri pada bulan Agustus 2012 silam siap meramaikan agenda hiburan tanah air dengan mendatangkan grup-grup musik internasional.

The Stone Roses dipilih sebagai langkah awal Flux and Play memperkenalkan diri mereka ke hadapan publik.

"Kalau untuk band kita selektif, cuma terus terang bergantung pada pasar sedang ingin apa. Kalau spesialis non-mainstream kita nggak. Ada sports atau family show juga nantinya," jelas Neki Reinarto selaku CEO Flux and Play saat ditemui di acara Media Gathering di kawasan Kemang, Jumat (11/1).

Pilihan yang jatuh kepada grup band asal Manchester, Inggris itu karena dinilai sebagai salah satu ajang nostalgia penikmat musik Brit-Pop tanah air.

"Kita mau bring back memory. Pada masanya, Stone Roses ngetop. Lucunya yang sudah laku banyak juga anak-anak kuliah dan SMA yang pada suka dan beli tiketnya," sambung Neki.

The Stone Roses sendiri akan tampil di hadapan publik ibukota tanggal 23 Februari 2013 bertempat di Lapangan D Senayan pukul 20.00 WIB.

"Kita sengaja bikin ini satu kelas. Kita mau ini jadi semua festival untuk semua orang. Dengan satu harga semua punya kesempatan bisa menonton di depan panggung," tukas Neki.

22.14 | 0 komentar | Read More

Gandeng REI, Telkom Sebar Fasilitas "Broadband"


SURABAYA, KOMPAS.com -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk semakin agresif menyosialisasikan jaringan akses internet kecepatan tinggi (broadband) ke semua kalangan. Kali ini, operator pelat merah itu menjajaki kerjasama dengan 600 pengembang se-Jatim yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) untuk pemasangan fasilitas broadband di semua jenis hunian di Jatim.


Menurut General Manager Unit Consumer Service Telkom area Jatim, Susatyo, pihaknya bersama REI Jatim tengah menyiapkan konsep hunian yang "Digital Friendly", sehingga semua perumahan di Jatim mulai jenis apartemen, pemukiman, rumah susun, sampai rumah sederhana bisa menikmati fasilitas akses broadband internet dan layanan digital lainnya.


"Selain menyiapkan jaringan baru berbasis fiber optik, kami juga siapkan instalasi WiFi di setiap titik area publik," katanya, Jumat (11/1/2013).


Fasilitas tersebut, kata Susatyo, diharapkan dapat dimanfaatkan maksimal sesuai keperluan. Lebih baik lagi jika mampu merangsang kreativitas masyarakat sehingga bisa menjadi penggerak perekonomian bangsa melalui karya-karya kreatif yang berbasis teknologi informasi.


Masa percobaan untuk perkenalan manfaat internet bagi penghuni perumahan diberikan satu bulan. Saat itu pelanggan tidak ditarik biaya apapun. Setelahnya, baru diberi dua alternatif pilihan cara akses, yakni berlangganan secara reguler sesuai pilihan paket berdasar kecepatan yang diinginkan, atau prabayar dengan menggunakan kartu Speedy Instan (Spin).


"Ini adalah skema yang paling fair, dimana masyarakat yang belum terlalu butuh akses internet, atau masih sesekali mengakses, bisa menggunakan sistem prabayar," tambahnya.


Penyediaan fasilitas broadband yang gencar dilakukan Telkom merupakan implementasi dari konsep besar Indonesia Digital Network (IDN) untuk menyukseskan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pada MP3EI ini didalamnya tercantum pentingnya pertumbuhan teknologi informasi yang dipercaya mampu mempercepat pertumbuhan perekonomian Indonesia.












22.03 | 0 komentar | Read More

Setujui Jalan Tol, Sikap Jokowi Dinilai Kontraproduktif

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 10 Januari 2013 | 22.53


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menyetujui pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota meski dalam kesempatan menunjukkan sikap menolak proyek tersebut. Perubahan sikap yang ditunjukkan Jokowi itu dinilai kontraproduktif.


Saat mencalonkan diri sebagai gubernur, Jokowi beberapa kali menyampaikan bahwa pembangunan jalan tol tidak sejalan dengan visinya untuk memberikan akses lalu lintas kepada warga tidak mampu. Namun, setelah mengadakan pertemuan dan mendapat pemaparan dari Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Rabu (9/1/2013), Jokowi akhirnya menyetujui pembangunan jalan bebas hambatan itu dengan sejumlah catatan.


Perubahan sikap Jokowi tersebut mendapat sorotan serius dari Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan. Ia mengatakan, sikap Jokowi terasa kontraproduktif karena sebelum ini Jokowi selalu menyatakan mendukung pembangunan transportasi publik dibandingkan pembangunan jalan tol yang akan mengakomodir kepentingan pemilik kendaraan pribadi.


"Kami menyayangkan Pak Jokowi tidak bisa menolak proyek tersebut. Sikapnya kontraproduktif. Padahal beliau selalu mengatakan konsen angkutan umum daripada pembangunan ruas jalan tol yang bisa membuat masyarakat ingin memiliki kendaraan pribadi," kata Azas Tigor saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/1/2013).


Azas Tigor menuturkan, dalam pertemuannya dengan Jokowi pada 28 Desember 2012 di Balaikota, Jokowi sudah menyatakan bahwa dia akan menolak proyek pembangunan jalan tol karena tidak memecahkan masalah dan dia tidak mendukung. Jokowi lebih mengedepankan pengadaan sarana transportasi massal berikut jalur transportasinya.


"Dalam pertemuan di Balaikota pada 28 Desember 2012 dengan DTKJ, Pak Jokowi paham betul bahwa membangun jalan tol tidak akan menyelesaikan masalah kemacetan. Pak Jokowi ada mengatakan, 'Saya menolak kok proyek jalan tol. Saya lebih mempertahankan pembangunan angkutan umum'," ujar Azas Tigor.


Azas Tigor secara tegas menolak sikap Jokowi karena, menurutnya, tidak ada proyek yang mengedepankan jalan tol di kota-kota besar dunia, tetapi justru mendorong pembangunan transportasi massal. "Tren internasional itu membangun angkutan umum, bukan jalan tol," ujarnya.


Jokowi menyetujui proyek dari Kementerian PU itu dengan sejumlah syarat, yaitu jalan tol tersebut dapat terintegrasi dengan transportasi umum, misalnya bus Transjakarta. Selain itu, setelah mendapat pemaparan dari Djoko Kirmanto, Jokowi menyadari bahwa keenam ruas jalan tol itu akan memberi manfaat mengurangi kemacetan.












22.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger