Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Hamilton Catat Kemenangan Perdana Musim Ini

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 28 Juli 2013 | 22.04





BUDAPEST, KOMPAS.com - Lewis Hamilton meraih kemenangan pertamanya musim ini, setelah berhasil menjuarai GP Hongaria yang berlangsung di Sirkuit Hungaroring, Minggu (28/7/2013).

Start dari posisi terdepan, Hamilton memulai balapan dengan baik. Sebastian Vettel berhasil mempertahankan posisi dua dari serangan Romain Grosjean yang start dari posisi tiga.

Hamilton mengambil pit stop saat memasuki putaran sembilan. Vettel mengambil alih pimpinan, diikuti Grosjean. Kembali di lintasan, Hamilton berada di belakang mantan rekan satu timnya, Jenson Button. Keduanya bersaing untuk merebut posisi tujuh.

Lap 11, Vettel masuk pit lane, memberi jalan pada Grosjean untuk memimpin balapan. Dua lap berikutnya, giliran Grosjean yang masuk ke pit.

Pada putaran 19, persaingan ketat terjadi antara Vettel, Grosjean, dan Fernando Alonso yang berada di posisi 4-6. Sementara Webber memimpin balapan diikuti Hamilton dan Button.

Pada lap 24, Webber harus masuk pit. sementara Button terlewati oleh Vettel di tikungan 4, yang diikuti Grosjean. Terjadi senggolan antara mobil Button dan Grosjean, tapi kedua pebalap berhasil bertahan. Alonso memanfaatkan situasi dan berhasil melewati Button.

Memasuki putaran 26, Hamilton memimpin balapan diikuti Vettel dan Grosjean. Memasuki lap 27, Grosjean di luar rencana masuk ke pit, mengganti ban medium yang baru. Alonso naik ke posisi tiga.

Hamilton masuk ke pit untuk kali ke dua pada lap 31, dan saat kembali ke lintasan dia berada di posisi empat, di belakang Webber.

Para pebalap masih bergantian memimpin karena strategi pit stop masing-masing tim.

Yellow flag berkibar pada lap 45 setelah mobil Valtteri Botas mengeluarkan asap dan harus menepi. Hamilton yang sedang memimpin balapan diuntungkan karena safety car tak sampai keluar. Pebalap Inggris ini tengah memimpin cukup jauh, 15,2 detik di depan Vettel.

Hamilton masuk ke pit pada lap 51, dan keluar di belakang duo Red Bull, Vettel dan Webber. Tapi tak lama kemudian, dia berhasil melewati Webber di tikungan tiga, dan merebut posisi dua.

Hamilton kembali memimpin balapan setelah Vettel mengambil pit stop terakhir. Sementara Raikkonen harus berjuang keras mempertahankan posisi dua dari Vettel yang datang dengan ban masih baru.

Pada lap 65, Nico Rosberg harus terhenti setelah mobilnya mengalami kebakaran karena mesin yang terlalu panas.

Memasuki lap 68, Vettel menempel ketat Raikkonen. Tapi karena terlalu memaksa Vettel justru melebar.

Hamilton berhasil mempertahankan posisinya di depan dan menyelesaikan 70 putaran balapan untuk meraih gelar pertamanya musim ini. Bagi pebalap Mercedes tersebut, ini adalah kemenangan keempatnya di Hungaroring setelah 2007, 2009, dan 2012, menyamai rekor Michael Schumacher sebagai pencatat kemenangan terbanyak GP Hongaria.

Raikkonen bertahan dan akhirnya berhasil finis kedua, disusul Vettel.

Hasil Balapan:
1. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 70 laps 1hr 32m 09.143s
2. Kimi Raikkonen Finand Lotus-Renault +00m 10.9s
3. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault +00m 12.4s
4. Mark Webber Australia Red Bull-Renault +00m 18.0s
5. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari +00m 31.4s
6. Romain Grosjean France Lotus-Renault +00m 32.2s
7. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes +00m 53.8s
8. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari +00m 56.4s
9. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes +1 lap
10. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault +1 lap

11. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari +1 lap
12. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari +1 lap
13. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari +1 lap
14. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault +2 laps
15. Charles Pic France Caterham-Renault +2 laps
16. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth +3 laps
17. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth +3 laps

Rtd Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 66 laps completed
Rtd Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 65 laps completed
Rtd Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 43 laps completed
Rtd Esteban Gutierrez Spain Sauber-Ferrari 28 laps completed
Rtd Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 19 laps completed

Fastest lap:
Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 24.069s lap 61




Editor : Pipit Puspita Rini

















22.04 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


22.03 | 0 komentar | Read More

Saksi Tak Dengar Suara Letusan Penembakan Polisi

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 27 Juli 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - Saksi peristiwa penembakan anggota Satlantas Polrestro Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono, Sabtu (27/7/2013) subuh, tidak mendengar letusan senjata api yang dilepaskan pelaku. Polisi masih kesulitan mencari pelaku.


"Pemeriksaan saksi dari olah TKP dari saksi di sekitar lokasi ada bengkel 24 jam dan dari sekitar waktu kejadian tak pernah mendengar ada letusan senjata," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Slamet Riyanto di Mapolres Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2013).


Slamet mengatakan, petugas keamanan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian juga tidak mendengar letusan senjata api. Sejauh ini polisi telah meminta keterangan dari lima orang saksi. Polisi masih belum mengetahui motif penembakan tersebut. Patah ditembak orang tak dikenal di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (27/7/2013) pukul 04.30. Saat kejadian, korban menggunakan sepeda motor berangkat dari rumahnya Bojong Gede, Depok, Jawa Barat, untuk pergi ke tempat kerjanya di Gambir, Jakarta Pusat.


Pelaku diketahui berjumlah dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor matic. Pelaku yang menembak mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket hitam.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















22.53 | 0 komentar | Read More

Senyum Tawa dari Anak-Anak Minoritas





JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan anak berkumpul di Kantor Lembaga Hukum Jakarta, Sabtu (27/7/2013). Di sana mereka melakukan berbagai kegiatan mulai dari bernyanyi, mendengarkan dongeng, menggambar, hingga mendengarkan tausyiah agama. Mereka terlihat sangat senang dan bersemangat. Senyum kecil hingga tawa terbahak-bahak selalu muncul dari wajah mereka.

Sepintas, tidak terlihat bahwa mereka adalah anak-anak kaum minoritas. Mereka berkumpul dalam rangka merayakan Hari Anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli lalu. Mereka datang dari berbagai kalangan mulai dari komunitas Syiah, Ahmadiyah, GKI Yasmin, HKBP Philadelpia, hingga Rohingya.

Christin (13), bocah berasal dari Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia yang disegel, mengaku senang dapat berkumpul dengan teman-teman minoritas lain. Menurutnya acara tersebut sangat bermanfaat. Dia mengatakan, acara ini menjadi ajang saling berbagi dengan teman-teman minoritas lainnya.

"Senang, bisa kumpul sama teman-teman lain. Jadi tidak merasa sendiri sebagai kaum minoritas. Di sini kita bisa saling berbagi," ujar Christin.

Hal yang sama diungkapkan Gery Andrez (14), jemaah Ahmadiyah. Menurut Gery, sacara ini baik sebagai ajang berbagi pengalaman. Gery terlihat membaur dengan cepat di acara tersebut.

"Mungkin karena sama-sama minoritas, sama-sama satu nasib jadi bisa saling berbagi. Ya, ini bagus untuk kami," jelasnya.

Sementara itu, Ilma Sovriyanti, Koordinator Eksekutif Satgas Perlindungan Anak menilai, acara ini dapat menjadi cara perayaan hari anak yang berbeda dari biasanya. Menurutnya, selama ini perayaan hari anak di Indonesia tidak pernah menyentuh kaum minoritas seperti ini. Dia juga berharap acara ini dapat menjadi ajang kampanye sehingga hak anak minoritas dapat lebih didengar oleh pemerintah.

"Mereka punya hak, anak-anak minoritas sekalipun punya hak dan dilindungi undang-undang. Tidak boleh ada perlakuan diskriminasi terhadap anak-anak ini," tegasnya.




Editor : Hindra Liauw
















22.41 | 0 komentar | Read More

Lebaran Bertepatan dengan Ultah Anak, Momen Spesial Dewi Gita


Jakarta – Penyanyi sekaligus istri musisi Armand Maulana, Dewi Gita, akan merasakan momen spesial pada Idul Fitri tahun ini.


Pasalnya, lebaran tahun ini akan bertepatan dengan ulang tahun anak semata wayangnya, Naja.


“Lebaran ini ada yang spesial untuk saya, insya allah bertepatan dengan hari ulang tahun anak saya kalau lebarannya jadi 9 Agustus. Lagi bingung mau bikin apa, mau ngundang anak yatim banyak yang pulang kampung. Lebih ingin merayakan sambil menyenangkan hati anak yatim piatu dan kaum dhuafa nantinya,” ujar Dewi Gita saat ditemui di Pacific Place, Jakarta, belum lama ini.


Dengan hadirnya kedua momen spesial tersebut dalam satu hari, Dewi merasa senang karena seluruh keluarganya dapat berkumpul di rumahnya.


Menjelang lebaran, Dewi mengaku tidak ada persiapan khusus. Ia merasa tidak ada sesuatu hal baru yang wajib dibeli. “Persiapan sih sama saja, tidak ada sesuatu yang harus gimana. Karena bertepatan dengan ulang tahun anak saya yang membuat spesial. Biasanya lebaran sama saja, gak tiba-tiba beli baju dan sepatu baru, yang ada saja," kata dia.


Menurutnya persiapan untuk lebaran lebih untuk menyiapkan makanan bagi para tamu dan keluarga. "Bingung nyari restoran yang masih bisa diketok pas lebaran karena banyak tamu yang datang, bingungnya itu saja,” kata Dewi.


Kebiasaan lain yang akan dilakukan Dewi Gita dan keluarga memakai busana muslim yang seragam saat pulang kampung ke Bandung.


“Untuk lebaran memang sekeluarga seragam baju muslim. Pas trennya kaftan yang perempuan seragam kaftan semua. Warna selalu disamain. Mudik ke Bandung, pas takbiran pulang. Open house insya allah sekalian nanti,” tutupnya.


22.14 | 0 komentar | Read More

Pacquiao Butuh Kemenangan Atas Rios





MACAU, Kompas.com - Legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao akan melakukan apa pun untuk mengalahkan petinju AS, Brandon Rios dalam pertarungan di Makau, 24 November mendatang.

Pacquiao yang memiliki rekor bertarung 54-5-2 (38 KO) akan menghadapi Rios (31-1-1, 23 KO) untuk pertamakalinya setelah dikalahkan KO oleh Juan Manuel Marquez di Las Vegas, Desember 2012. Sebelumnya ia juga dikalahkan petinju AS, Timothy Bradley.

"Ini akan menjadi pertarungan hebat  karena Rios menyukai pertarungan rapat dan menyukai adu pukul di atas ring," kata Pacquiao dalam konferensi pers di Makau, Sabtu. "Jadi saya harus berlatih keras dan bersiap untuk tampil maksimal secara fisik dan mental di atas ring," kata Pacquiao.

Ini akan menjadi pertarungan pertama Pacquiao di Asia dalam tujuh tahun terakhir. Pertarungna akan berlangsung di Cotai Arena, Macau. Pacquiao pernah menjadi juara dunia di delapan kelas yang berbeda.

Brandon Rios, 27, merupakan mantan juara dunia tinju kelas ringan. Ia berharap mampu pengalahkan Pacquiao dan mendapat kesempatan kembali dalam perebutan gelar juara dunia. "Saya akan siap seratus persen secara fisik dan mental. Jadi pada 24 November nanti anda akan melihat bintang baru yang lahir dan itulah saya."

Jika menang, Pacquiao akan kembali menjadi sorotan publik dan berkesempatan melakukan pertarungan revans menghadapi Juan Manuel Marquez atau pun Timothy Bradley.




Editor : Tjahjo Sasongko















22.04 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


22.03 | 0 komentar | Read More

Soal Basuki, MRT Fatmawati Siap Cabut Laporan dengan Syarat

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 26 Juli 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat peduli MRT Fatmawati siap membatalkan laporan tentang Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dengan syarat Basuki meminta maaf kepada publik berkaitan dengan proyek MRT Fatmawati.

Masyarakat peduli MRT Fatmawati melaporkan Basuki ke Kepolisian Daerah Metro Jaya karena menilai Basuki ingkar janji. Menurut koordinator masyarakat peduli MRT Fatmawati, Lieus Sungkharisma, ketika kampanye pemilihan gubernur DKI pada 2012, Basuki berjanji berusaha membangun MRT di Fatmawati dengan konsep bawah tanah, tetapi setelah menjadi Wakil gubernur ingin membangun MRT di Fatmawati dengan konsep jalan layang.

Lieus mengatakan, jika Basuki meminta maaf, itu berarti Basuki mendengarkan masyarakat yang menolak MRT berkonsep jalan layang.

"Kalau (Basuki) minta maaf secara terbuka, itu cukup. Kalau dia sadar dia salah, kami cabut semua (laporan). Kami enggak mau gugat, artinya dia mau mendengar," kata Lieus dalam acara buka puasa bersama di Rumah Makan Sinar Lestari, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2013) malam.

Lieus menjelaskan, warga Fatmawati merupakan pendukung Basuki dan Joko Widodo pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012. Menurut Lieus, warga memilih Basuki karena Basuki mendukung gagasan MRT sebaiknya dibangun di bawah tanah.

Mengenai tindakan melaporkan Basuki ke Polda Metro Jaya, menurut Lieus, itu untuk mengingatkan pejabat publik supaya tidak asal berjanji dan tak ada muatan politik. Lieus mengatakan, laporan itu dilengkapi rekaman video yang menunjukkan Basuki tengah berjanji soal MRT bawah tanah.

"Kenapa kami ramai-ramai dukung dia, karena yang dia omong benar. Kami mau kembalikan Ahok seperti awalnya. Kami bukan mau menjatuhkan dia. Itu tak mungkin, kami dukung dia susah-susah, kok," ujar Lieus.


"Jadi, saya mengharapkan polisi jangan karena yang di-laporin Wagub, terus laporan kami enggak dapat (ditindak lanjut). Yang diserahkan rekaman selama 28 menit. Dan dari situlah terlihat Ahok melakukan kebohongan kepada publik."

"Pejabat jangan mudah berjanji kepada rakyat saat kampanye. Kok, enak amat. Menyakitkan hati kalau pejabat model begini dibiarkan. Justru dari sekarang rakyat harus bangkit bersatu. Jadi ada konsekuensi, kalau dia tidak melaksanakan, kami bisa pidanakan," tuturnya.





Editor : Tjatur Wiharyo
















22.53 | 0 komentar | Read More

Ketua DPD: Saya Bukan Tipe �Media Darling�






JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) Irman Gusman menilai bahwa dirinya bukanlah seorang tipe media darling. Dia mengaku sudah melakukan aksi turun ke bawah alias blusukan sejak menjadi Ketua DPD tahun 2004. Namun, dia memang tidak suka aksinya diekspos ke berbagai media.

Hal itu diungkapkan Irman saat ditanya wartawan mengenai persiapan yang sudah dilakukannya untuk mengikuti Konvensi Partai Demokrat. Menurut dia, dirinya tidak perlu melakukan blusukan seperti yang dilakukan kandidat lain karena memang sudah melakukan hal itu sejak dulu.

”Kalau saya, sebagai Ketua DPD, dari dulu sudah turba (turun ke bawah), keliling setiap daerah di Indonesia. Jadi, tidak perlu melakukan semacam road show atau safari lagi. Cuma memang tidak pernah diekspos ke media soalnya saya bukan media darling,” kata Irman di Jakarta, Jumat (26/7/2013).

Menurut dia, dengan tugasnya sebagai Ketua DPD tersebut, dia memiliki jaringan politik yang luas dan siap bersaing dengan peserta konvensi-konvensi Demokrat lainnya.

Sejumlah tokoh diperkirakan akan meramaikan Konvensi Demokrat, seperti Ketua MPR Marzuki Alie, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, mantan Kepala Staf Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo, dan mantan Ketua MK Mahfud MD.




Editor : Hindra Liauw







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











22.41 | 0 komentar | Read More

Usai Ucapkan Syahadat, Bella Saphira Menangis Terharu


Jakarta - Setelah sempat terbata-bata dan mengulang 2 kali mengucap syahadat sebagai pertanda menjadi seorang muallaf, Aktris sekaligus model cantik Bella Saphira akhirnya resmi menjadi seorang muallaf dan memeluk agama Islam.


Usai melalui proses itu, aktris kelahiran Magelang, 6 Agustus 1973 itu menitikkan air mata tanda rasa haru. Hal tersebut diungkapkan oleh Imam besar Masjid Istiqlal, Prof Dr. KH. Ali Musthafa Yakub di Masjid Istiqlal, dikawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (26/7).


"Sebelum pensyahadatan agak terlihat biasa saja, setelah itu terharu bahkan sampai meneteskan air mata saat saya berikan wejangan," ujar Ali Musthafa.


Dijelaskan Ali, proses pengislaman Bella memang sempat terhambat akibat Bella terbata - bata dalam mengucapkan syahadat. Bahkan, dirinya menghimbau Bella untuk mengulanginya lagi.


"Tadi baca syahadat memang didikte, tapi ternyata saat di bawah, saya minta dia ulangi syahadat, ternyata sudah lancar. Ya sudah, alhamdulillah," tutur Ali.


Lebih lanjut Ali mengatakan bahwa dirinya memang mendapatkan amanat dari artis yang sempat disebut ratu sinetron era 90-an itu untuk merahasiakan dari media dan terkesan tertutup.


"Kalau masalah itu kan jatuhnya amanat. Dan ini kan amanat dari keluarga. Keluarga mengatakan agar prosesinya biar tenang makanya gak usah diberitakan dahulu," tutupnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik nama lengkap Bella Saphira Veronica Simanjuntak itu hari ini resmi menjadi seorang muallaf. Prosesi pembacaan ikrar masuk Islam dipimpin oleh Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta.


22.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger