Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Esok, Wali Kota Pimpin Penertiban PKL Tanah Abang

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 10 Agustus 2013 | 22.53






JAKARTA, KOMPAS.com
- Pelaksanaan program penertiban pedagang kaki lima (PKL) Pasar Tanah Abang akan dimulai, Minggu (11/8/2013) pagi. Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah akan memimpin penertiban PKL dan Rumah Potong Hewan (RPH) yang berada di Pasar Blok G Tanah Abang tersebut.

Saat dihubungi wartawan pada Sabtu (10/8/2013) malam, Saefullah mengatakan, sebelum penataan, pemda akan melaksanakan apel bersama oleh Dinas Perhubungan DKI, Satpol PP, dan pihak aparat keamanan atau kepolisian.

"Besok kita akan melakukan penertiban pada pukul 08.15 WIB. Sebelumnya kita apel pagi untuk persiapan," kata Saefullah.

Sebanyak 500 personel dari Satpol PP, Dishub DKI, TNI, dan pihak Kepolisian diterjunkan untuk menertibkan para PKL yang bersikeras berdagang di pinggir jalan dan menolak direlokasi. Untuk para PKL yang menolak untuk direlokasi, barang dagangan mereka akan diamankan ke Pulogadung, Jakarta Timur. Sedangkan, untuk sidang tindak pidana ringan (tipiring) akan dilaksanakan pada Senin (12/8/2013) di Kelurahan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

Keberadaan PKL di Jakarta telah melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, dan sanksi berupa kurungan 10 hingga 60 hari dan denda Rp 100 ribu hingga Rp 20 juta.

Sementara itu, Kepala Blok G Pasar Tanah Abang Warimin mengatakan, penertiban RPH yang berada di Blok G itu terkait dengan upaya pembersihan agar PKL mau pindah ke dalam pasar.

Rencananya, RPH dari PD Dharmajaya itu juga akan dipindahkan ke Pulogadung, Jakarta Timur. Kendati demikian, ia mengatakan para tukang potong hewan itu hingga kini masih bertahan di Blok G.

Setelah penutupan pendaftaran relokasi PKL ke Blok G Tanah Abang pada Jumat (2/8/2013) lalu, sebanyak 961 PKL yang telah terdaftar masuk Blok G. Dari jumlah itu, sebanyak 470 PKL ber-KTP DKI, 313 PKL KTP non-DKI, dan 178 PKL sisanya mendaftar melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI.




Editor : Hindra Liauw


















22.53 | 0 komentar | Read More

Tukang Ojek Sodomi Anak SD






JAKARTA, KOMPAS.com
- AF (10) bocah kelas V SD di wilayah Matraman, Jakarta Timur, menjadi korban kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh Asep (25), rekan ayah korban berinisial H. Residivis kasus pelecehan seksual ini diketahui melakukan perbuatan tersebut pada Sabtu (10/8/2013) sekitar pukul 06.00 WIB.

Erwin, paman korban, mengatakan, kejadian bermula saat pelaku menginap di rumah korban. Pelaku yang berprofesi sebagai tukang ojek dikatakan meminta korban untuk melakukan oral seks. Setelah itu, korban pun disodomi.

Erwin mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, pelaku telah melakukan perbuatan tersebut selama tiga kali. Perbuatan tersebut dilakukan ketika rumah sedang sepi.

"Yang tadi pagi sekali, yang lain katanya bulan Juli," kata Erwin saat melaporkan kasus tersebut ke Polres Jakarta Timur, Sabtu.

Erwin, setelah mendengar langsung pengakuan dari korban, langsung melaporkan hal ini ke H. Terbakar emosi, H pun menemui pelaku dan langsung menghajarnya. Namun, pelaku langsung diamankan ke kantor polisi.




Editor : Hindra Liauw
















22.41 | 0 komentar | Read More

Single Terbaru 2NE1 Puncaki Tangga Lagu iTunes di 9 Negara


Jakarta - Single terbaru grup musik perempuan asal Korea, 2NE1, yang berjudul "Do You Love Me" mendapat respons luar biasa di beberapa negara dunia.


Baru dirilis pada tanggal 7 Agustus 2013, lagu "Do You Love Me" sudah menempati posisi teratas di berbagai tangga lagu Korea. Bahkan, lagu itu sudah menempati posisi pertama tangga lagu iTunes di 9 negara, demikian dilaporkan Kpopstarz, Sabtu (10/9).


Di Indonesia, Filipina, Hong Kong, dan beberapa negara lainnya, lagu itu sudah menempati 10 lagu teratas. Sementara di 15 negara lainnya, lagu baru itu menempati 100 lagu paling digemari saat ini.


Tak hanya lagu, video klip kelompok perempuan ini juga mendapat banyak respons berkat konsepnya. Video klip ini dibuat bergaya video buatan sendiri.


Di video klip ini, para fans seakan bisa mengintip sisi lain dan keseharian para bintang. Mereka mengenakan baju selayaknya orang bersantai di rumah dan sedang diambil gambar secara kasual.


Klip itu dibuat oleh produser bernama Teddy, bersama DEE.P, dan Lydia dari YG Entertainment.


22.14 | 0 komentar | Read More

Intanon, Finalis Pertama dari Thailand di World Championships




Tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, mengepalkan tangan dan berteriak setelah berhasil mencetak angka atas tunggal India, PV Sindhu, pada babak semifinal BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Sabtu (10/8/2013). | badmintonphoto.com








GUANGZHOU, KOMPAS.com - Ratchanok Intanon adalah pebulu tangkis Thailand pertama yang berhasil menjadi finalis BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia.

Pemain 18 tahun ini memenangkan pertandingan melawan tunggal India, PV Sindhu, 21-10 21-13, selama 36 menit, pada babak semifinal World Championships 2013, yang berlangsung di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Sabtu (10/8/2013).
 
"Sebelum turnamen ini, saya harus istirahat selama sebulan untuk memulihkan cedera kaki saat Indonesia Open (2013)," kata Intanon usai kemenangannya.

"Kemudian saya menjalani latihan keras untuk menghadapi turnamen ini. Sebelum datang kemari, target pribadi saya adalah lolos hingga babak perempat final.

"Hari ini, saya rasa lawan saya agak tegang dan tidak bermain terlalu baik. Saya tahu, saya harus bermain maksimal sejak awal karena dia (Sindhu) telah mengalahkan Wang Yihan dan Wang Shixian. Namun, ketika saya melawan dia, ternyata pola permainannya terbaca dan tidak terlalu sulit untuk mengalahkannya," terang Intanon.

Kesuksesan ini sangat berarti bagi dunia bulu tangkis Thailand. Saat ini nama Thailand tengah tercoreng karena kelakuan dua pemain yang berkelahi pada turnamen Canada Open 2013, Juli lalu, Meneepong Jongjit dan Bodin Issara.

"Hasil pertandingan ini sangat penting untuk saya dan warga Thailand. Saya menerima banyak dukungan warga Thailand melalui media sosial, dan sepertinya mereka sudah memaafkan kelakukan dua pemain ganda putra (yang berkelahi) itu," ujar Intanon.

Di final, Intanon akan menghadapi unggulan pertama asal China, Li Xuerui. Mereka sudah bertemu lima kali, dan Intanon baru sekali meraih kemenangan, di US Open 2011.

"Setelah kemenangan saya di Amerika, dia menjadi jauh lebih kuat. Pola permainannya berubah dan saya tidak tahu bagaimana cara mengalahkannya lagi. Saya harus bermain dengan penuh percaya diri, besok, karena Li punya lebih banyak pengalaman. Saya akan berusaha yang terbaik untuk bisa mengalahkannya besok," tegas Intanon.




Editor : Pipit Puspita Rini

















22.04 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













22.03 | 0 komentar | Read More

Jokowi Berencana Mudik ke Solo Jumat Malam

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 09 Agustus 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - Di saat sebagian warga Jakarta tengah menikmati hari raya Idul Fitri di kampung halaman bersama sanak saudara, tidak demikian dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Hingga kari kedua Idul Fitri, Jumat (9/8/2013), Jokowi belum juga mudik ke kampung halamannya Solo, Jawa Tengah.

Pada Jumat pagi, Jokowi bersilaturahim dengan orang-orang yang disebutnya sebagai para seniornya. Namun, mantan Wali Kota Surakarta itu enggan menyebut siapa saja tokoj senior yang dimaksudkannya.

Siang harinya, Jokowi masih menyambangi wilayah yang dilanda musibah banjir, yaitu di RT 19 RW 03 Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Saat ditanya soal rencananya pulang kampung, dengan gaya khasnya Jokowi malah tidak memberi jawaban pasti.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan akan mudik di hari ketiga setelah Lebaran. Tetapi saat mengunjungi banjir di Ulujami, Jakarta Selatan, dirinya menyebut akan pulang mudik pada Jumat malam.

"Nanti malam. Malam-malam," kata Jokowi, sembari tertawa.




Editor : Ervan Hardoko
















22.53 | 0 komentar | Read More

Istana: Presiden ke Cipanas untuk Kerja, Bukan Libur





JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (9/8/2013) malam ini bertolak menuju Istana Kepresidenan Cipanas, Bogor, Jawa Barat. Di sana, Presiden dikatakan berencana untuk bekerja.

"Presiden mengambil libur Lebaran untuk menyusun pidato kenegaraan. Presiden berada di Istana Cipanas hingga akhir pekan," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha ketika dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Pada tanggal 16 Agustus, Presiden dijadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan dan RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2014 beserta Nota Keuangan di depan Rapat Paripurna DPR RI.

Selain bekerja, Presiden mengatakan meluangkan waktu untuk berlibur bersama keluarga pada akhir pekan di sana.

"Saya ingin sedikit rileks dengan keluarga sehingga tanggal 11 dan 12 Agustus rencananya saya ajak keluarga berlibur di Cipanas," kata Presiden dalam video wawancara khusus dengan Biro Pers Kepresidenan yang diunggah di akun YouTube Presiden.

Awalnya, dalam wawancara tersebut, Presiden mengaku lebih sibuk di setiap bulan Ramadhan dibanding hari biasa. Hari Sabtu dan Minggu terkadang digunakan untuk bekerja. Selain itu, dirinya memenuhi undangan buka puasa bersama dari berbagai kalangan dan melakukan Safari Ramadhan. Tahun ini, ia memilih berkeliling Jawa Timur.

"Biasanya keluarga malah kurang memiliki waktu untuk bersama saya di bulan suci Ramadhan ini. Namun, selalu ada (waktu bersama keluarga). Seingat saya ada dua kali saya bersama istri, anak, dan cucu berbuka puasa bersama dalam suasana lebih rileks," kata Presiden.

Dalam wawancara, Presiden menyampaikan Selamat Idul Fitri serta mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam. "Mari kita jadikan kemenangan Ramadhan ini sebagai momentum membangun hari esok yang lebih baik. Indonesia lebih maju, lebih aman, dan lebih sejahtera," pungkas Presiden.




Editor : Hindra Liauw


















22.41 | 0 komentar | Read More

Lady Gaga Tampil di Video Meditasi Tanpa Busana


Bagi Lady Gaga, mungkin apa yang dilakukannya ini adalah "seni", namun bagi kebanyakan orang, ini adalah aksi telanjang.


Lady Gaga benar-benar tampil tanpa busana dan sepertinya ia tidak peduli, jika seluruh dunia melihatnya.


Penyanyi nyentrik ini memamerkan semua lekuk tubuhnya untuk sebuah video yang disebut "Abramovic Method" untuk mendukung Marina Abramovic Institute (MAI).


Dalam rekaman video tersebut, Gaga tampak dikelilingi kristal sambil bernapas dalam-dalam dengan posisi berbaring di lantai.


Di adegan lain ia juga berjalan di sekitarnya dengan starkers sambil "naik turun" tanpa busana di wilayah yang sepertinya hutan.


Video ini direkam untuk mempromosikan motode latihan konvensional meningkatkan "kesadaran fisik dan mental".


Gaga direkam dalam petunjuk latihan tersebut selama dua menit. Video tersebut telah diposting di MAI Vimeo, Rabu lalu.


Gaga baru bergabung dengan Marina, pendiri Metode Abromovic dalam sebuah even di New York.


Misi gerakan ini adalah untuk rumah, menghasilkan dan mendukung semua jenis seni.


22.14 | 0 komentar | Read More

Tontowi/Liliyana Bertemu Zhang/Zhao di Semifinal




Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kiri)/Liliyana Natsir, mengembalikan shuttlecock pada lawannya Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah dari Hongkong pada pertandingan babak ketiga BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2013 di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Kamis (8/8/2013). | badmintonindonesia.org








GUANGZHOU, KOMPAS.com - Andalan Indonesia di nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, memastikan diri lolos ke semifinal BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2013 yang berlangsung di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China.

Tontowi/Liliyana melaju usai mengalahkan ganda Jepang, Kenichi Hayakawa/Misaki Matsumoto, berkat kemenangan tiga game 21-10, 17-21, 21-19, dalam 51 menit, Jumat (9/8/2013).

Ganda Indonesia ini berkuasa pada perebutan angka di game pertama. Hanya dalam 11 menit, juara All England 2013 tersebut menutup game pertama dengan 21-10.

Seolah kehilangan fokus, Tontowi/Liliyana tidak bisa mempertahankan performa mereka di babak kedua. Mereka tertinggal cukup jauh, 4-11. Terus tertinggal, Tontowi/Liliyana harus melepas game ini dengan 17-21.

Kembali dengan performa gemilangnya, Tontowi/Liliyana terus menekan sejak awal game ketiga. Mereka memastikan kemenangan setelah menutup game ini dengan 21-19.

Di semifinal, Tontowi/Liliyana akan menghadapi unggulan kedua asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Sabtu (10/8/2013). Ini akan jadi pertemuan kedelapan mereka. Rekor kemenangan masih dipegang Zhang/Zhao dengan 4-3.




Editor : Pipit Puspita Rini

















22.04 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













22.03 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger