Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Bawa Senjata Tajam, 7 Anggota Ormas di Banten Ditahan

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 21 September 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - Tujuh dari 183 orang anggota salah satu ormas di Banten yang diamankan Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, Sabtu (21/9/2013, resmi ditahan. Mereka kedapatan membawa senjata tajam berupa golok. 

"Ditahan tujuh  karena bawa sajam (senjata tajam). Jumlah yang diamankan 183," ujar Kanit Krimum Polres Jakarta Barat, Martson Marbun, di Polres Jakarta Barat, Sabtu.

Marbun menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir, jumlah anggota ormas yang diamankan berjumlah 183. Sebelumnya disebut 179. 

Mereka ditangkap karena mencoba menduduki lahan kosong di Lapangan Kedoya Pilar, Jakarta Barat.  Hingga kini, ratusan anggota ormas tersebut masih diperiksa di Polres Jakarta Barat.




Editor : Heru Margianto
















22.53 | 0 komentar | Read More

Ketika Gita Wirjawan Jadi Bintang Iklan ...





JAKARTA, KOMPAS.com - Iklan Kementerian Perdagangan yang belakangan masif beredar menjadi pembicaraan di masyarakat. Pasalnya, iklan dengan berbagai media itu juga menampilkan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.


Setidaknya, iklan tersebut terpasang di bus-bus Damri, layar besar di pinggir jalan, billboard, hingga di dalam kereta api. Berbagai hal dikampanyekan, salah satunya bangga menggunakan produk dalam negeri.


Mungkin tidak salah dengan sosialisasi program yang dilakukan Kemendag itu. Namun, hal ini menjadi tanda tanya ketika sosok Gita ikut nimbrung di dalamnya. Saat ini, Gita tengah mengikuti perhelatan Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.


Berdasarkan data dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), anggaran Kemendag untuk iklan tahun 2013 mencapai Rp 56,6 miliar. Sebesar Rp 55,4 miliar di antaranya untuk iklan layanan masyarakat. Adapun anggaran publikasi tahun 2012 mencapai Rp 83,6 miliar.


Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi menilai alokasi anggaran tersebut sudah merupakan pemborosan keuangan negara. Ia berpendapat iklan Kemendag yang selama ini disebarluaskan bermuatan politis menjelang Pilpres 2014 .


"Untuk menghemat keuangan negara, semua lembaga/kementerian tidak perlu memasukkan pejabat yang tengah mencalonkan sebagai anggota legislatif atau presiden di dalam iklan. Cukup pakai logo kementerian atau lembaga, publik sudah paham," kata Uchok di Jakarta, Sabtu (21/9/2013).


Hingga berita ini diturunkan, Gita belum bisa dikonfirmasi perihal iklan tersebut.


Sebenarnya, khusus untuk pemilu legilatif, Komisi Pemilihan Umum melalui Peraturan KPU Nomor 1 tahun 2013 sudah melarang para pejabat negara, baik di pemerintah pusat maupun daerah untuk memanfaatkan iklan layanan masyarakat dengan dalih sosialisasi program lembaganya. Larangan itu muncul setelah banyak menteri dan pejabat lainnya yang masuk dalam daftar caleg tetap (DCT) DPR.


Menurut KPU, banyak cara untuk menyosialisasikan program kementerian/lembaga yang menggunakan uang negara tanpa harus menampilkan pimpinannya.


Berbicara tentang sosialisasi program, publik tentu ingat sikap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Orang nomor satu di Jakarta itu tak mau wajahnya masuk dalam baliho atau spanduk di pinggir-pinggir jalan di ibu kota.


Jokowi mengaku pernah memarahi salah satu dinas di Jakarta setelah memajang fotonya di spanduk. Sosialisasi tak perlu ditampilkan wajah gubernur. Setelah saya marahi, sekarang enggak ada lagi, kata Jokowi beberapa waktu lalu.





Editor : Hindra Liauw


















22.41 | 0 komentar | Read More

David Haye Batal Tanding karena Alis Robek





LONDON, KOMPAS.com - Mantan juara tinju kelas berat, David Haye harus menunda pertandingannya melawan sesama petinju Inggris, Tyson Fury, karena alis kirinya yang robek saat menjalani latihan. Pertandingan ini awalnya dijadwalkan 28 September nanti, di Manchester, Inggris.

Haye sedang berlatih bersama petinju Kroasia, Filip Hrgovic, Jumat (20/9/2013), ketika mendapatkan luka yang membutuhkan enam jahitan tersebut. Promotor Hayemaker Boxing mengeluarkan pernyataan bahwa jahitan tersebut tidak boleh dilepas hingga lima sampai tujuh hari. Balum ada jadwal baru untuk pertandingan ini.

"Meskipun semua terlihat berjalan sesuai rencana, kadang hidup membawamu ke arah yang lain. Saya akan berusaha mengambil yang terbaik, dari situasi buruk ini. Tetapi, untuk saat ini, saya sedikit (terpengaruh) dengan apa yang terjadi," kata petinju 32 tahun tersebut.

Ini bukanlah kali pertama Haye harus menunda pertandingan karena cedera. Juni lalu, pertandingannya melawan petinju Jerman, Manuel Charr, dibatalkan karena dia mendapat cedera tangan.

Haye kehilangan gelar WBA-nya pada Juli 2011, setelah dikalahkan petinju Ukraina, Vladimir Klitschko. Dia belum bertanding sejak Juli 2012, saat dia mengalahkan kompatriotnya, Dereck Chisora.




Editor : Pipit Puspita Rini















22.04 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













22.03 | 0 komentar | Read More

Polisi Bantah Lindungi Vanny Sebagai Penyingkap Kasus Narkoba

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 20 September 2013 | 22.53





JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen (Pol) Arman Depari membantah penangkapan Vanny Rossyane merupakan upaya perlindungan terhadap Vanny sebagai penyingkap kasus atau whistle blower jaringan narkoba terpidana mati, Freddy Budiman. Polisi mengatakan penangkapan ini murni untuk menegakkan hukum.


"Ini murni adalah penegakan hukum dan yang bersangkutan (Vanny) tertangkap tangan," kata Arman saat dihubungi wartawan, Jumat (20/9/2013).


Kuasa hukum Vanny Rossyane telah mengajukan permohonan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk kliennya yang kini mendekam di tahanan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri. Hal ini berkaitan dengan masalah keamanan Vanny karena mantan kekasih Vanny, Freddy Budiman, ditahan dalam kompleks yang sama dengan Vanny, yakni Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jakarta Timur.


Freddy, terpidana mati kasus narkoba, sebelumnya telah menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ia kini ditahan di Lapas Narkotika Cipinang untuk pemeriksaan atas kasus pabrik sabu-sabu di lapas tersebut. Kasus pabrik sabu-sabu terkuak tak lama setelah Vanny mengakui berhubungan intim dan mengonsumsi narkoba bersama Freddu di ruang Kepala Lapas Cipinang. Pengakuan ini membuat Kepala Lapas Narkoba Cipinang Thurman Hutapea dicopot dari jabatannya.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















22.53 | 0 komentar | Read More

KPK Belum Blokir Rekening Rudi Rubiandini






JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Jumat (20/9/2013), Komisi Pemberantasan Korupsi belum memblokir rekening terkait Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) nonaktif Rudi Rubiandini, tersangka kasus dugaan penerimaan suap kegiatan hulu minyak dan gas. Sejauh ini, KPK baru melakukan penyitaan uang sekitar Rp 14 miliar, sejumlah batangan emas, serta satu unit Toyota Camry Hybrid terkait kasus ini.

"Barusan saya cek belum ada pemblokiran rekening," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat.

Menurut Johan, belum ada kesimpulan dari tim penyidik KPK untuk melakukan pemblokiran rekening. Johan mengatakan, tim penyidik KPK masih mendalami laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai aliran dana mencurigakan terkait kasus dugaan suap SKK Migas.

"Itu transaksi dari rekening-rekening, jadi PPATK ini menganalisis bahwa itu merupakan transaksi mencurigakan, karena itu disampaikan kepada KPK. Terhadap LHA itu seperti biasa, penyidik melakukan tindak lanjut dengan menelaah LHA," tutur Johan.

Saat ditanya mengenai sebagian besar isi LHA dari PPATK tersebut, Johan selaku humas mengaku tidak tahu.

Pada 19 Agustus 2013, Johan mengatakan pihaknya akan segera memblokir aset Rudi setelah menerima LHA dari PPATK. Adapun PPATK menyerahkan LHA terkait kasus SKK Migas kepada KPK pada 30 Agustus 2013.

Ketua PPATK M Yusuf mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi sumber dana yang diterima Rudi. Dia mengatakan, sumber dana yang diterima Rudi terkait dengan perusahaan bernuansa asing. Ada jenis pecahan mata uang asing yang mengalir ke Rudi. Saat ditanya apakah ada aliran dana ke pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Yusuf enggan mengungkapkannya dengan alasan takut menganggu proses penyidikan KPK.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Rudi sebagai tersangka atas dugaan menerima pemberian suap dari petinggi PT Kernel Oil Private Limited Simon G Tanjaya senilai 700.000 dollar AS. Uang tersebut diduga diberikan melalui pelatif golfnya, Deviardi alias Ardi. KPK pun menetapkan Simon dan Ardi sebagai tersangka. Diduga, Rudi tidak hanya menerima uang 700.000 dollar AS dari Simon. Mantan wakil menteri energi dan sumber daya mineral ini pun diduga menerima pemberian dari pihak lain.

Terkait penyidikan kasus Rudi, KPK menyita uang 200.000 dollar AS dari ruangan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno. Bukan hanya itu, uang dalam pecahan mata uang asing juga ditemukan KPK dalam penggeledahan di ruangan Rudi di kantor SKK Migas beberapa waktu lalu. Dari sana, penyidik menyita 60.000 dollar Singapura, 2.000 dollar AS, dan kepingan emas seberat 180 gram.

Penyidik juga menemukan uang dalam deposit box Rudi di Bank Mandiri, Jakarta, senilai total 350.000 dollar AS. Selain uang, penyidik KPK menyita satu unit Toyota Camry Hybrid yang diduga milik Rudi. Mobil mewah itu diduga diberikan pihak selain Kernel melalui pelatih golf Rudi, Deviardi alias Ardi.




Editor : Hindra Liauw





A PHP Error was encountered


Severity: Notice


Message: Undefined property: stdClass::$view_quiz


Filename: views/read-article-alt2.php


Line Number: 363
















22.42 | 0 komentar | Read More

Rachmawati Kembalikan Uang Multivision Dalam Karung Beras


Jakarta - Kisruh film berjudul "Soekarno : Indonesia Merdeka" antara pihak Rachmawati sebagai keluarga dan pihak Multivision Plus Picture (MVP) sebagai pihak produser film makin memanas. Didi Mahardika yang mewakili Rachmawati, ditemani kuasa hukumnya, Ramdhan Alamsyah beserta utusan lain mengembalikan uang senilai Rp 200.000.000 dalam bentuk pecahan Rp 10.000 yang dimasukan dalam karung beras.


Uang itu merupakan bagian dari kerjasama yang sebelumnya disepakati. Namun di tengah jalan, pihak Rachmawati mengundurkan diri. Ia menganggap pihak MVP mengingkari kesepakatan. Rachmawati pun mengembalikan uang sebagai bentuk kekecewaan.


"Ibu Rachmawati berniat mengembalikan uang down payment (DP) dalam kontrak kerjasama yang pernah terjadi antara pihak Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) dan pihak MVP," ujar Ramdhan Alamsyah, Kuasa hukum Racmawati saat ditemui di Universitas Bung Karno, Cikini, Jakarta, Jumat (20/9).


Pengembalian uang senilai Rp 200.000.000 itu memang sengaja menggunakan uang pecahan Rp 10.000 sebagai bentuk protes keluarga terhadap niatan pihak MVP.


"Kenapa pakai pecahan sepuluh ribu, kami mau berikan pendidikan kepada rakyat Indonesia. Film ini tujuannya kan pendidikan, jadi harus mendidik (cara mengembalikan uang 200 juta)," lanjut Ramdhan.


Ditambahkan Ramdhan, keputusan mengembalikan uang secara langsung ditempuh oleh pihak Rachmawati karena pihaknya tidak mengetahui nomer rekening pihak MVP dan kepada siapa uang itu harus diserahkan. Sehingga Rachmawati berinisiatif mengembalikan uang tersebut secara langsung.


"Kita datang untung mengembalikan uang kerjasama. Kita tidak mau menyimpan uang, padahal perjanjian sudah dibatalkan. Saya sudah mencari pihak pengacara tapi tidak ada nomor teleponnya, akhirnya kami mempunyai inisiatif untuk mengembalikan langsung secara cash kepada pihak MVP," terang Ramdhan.


Lebih lanjut ditegaskan, pihak Rachamwati akan tetap pada pendirian semula untuk mundur dari proyek film tersebut dan meminta pihak MVP tidak akan melampaui kewenangan.  "Soekarno itu kan bapak bangsa. masa Filmnya tidak mencerminkan bapak Soekarno sebagai bapak bangsa.  Bila akhirnya perjanjian ini batal maka pihak MVP tidak lagi berhak mempromosikan, melanjutkan produksi dan mengedarkannya kepada masyarakat. Bila masih nekat maka kami akan tempuh jalur apapun termasuk di jalur hukum," kata Ramdan.


Kisruh film 'Soekarno : Indonesia Merdeka' itu berawal penunjukan Ario Bayu sebagai pemeran utama. Pihak Rachmawati menganggap penunjukan Ario Bayu sebagai pemeran utama yang memerankan tokoh Soekarno sangat bertentangan dengan pribadi Bung Karno yang sangat nasionalis.


Pihak Rachmawati bersikeras menunjuk Anjasmara sebagai pemeran utama. Merasa tidak dilibatkan dalam penentuan pemeran Soekarno, Rachmawati mengundurkan diri dalam kontrak yang ditanda tangani bersama.


22.14 | 0 komentar | Read More

Basuki Tutup Perhelatan Popnas XII





  JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ternyata juga menggemari olahraga. Satu cabang olahraga yang digemarinya sejak ia duduk di bangku sekolah dasar adalah basket.

"Aku suka basket, oke. Kalau badminton, aku enggak suka ya," kata Basuki, saat akan menutup  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XII, di Balaikota Jakarta, Jumat (20/9/2013) malam.

Saat ia masih belum sibuk menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki rajin berolahraga atau sekadar jogging. Selain jogging dan basket, pria yang akrab disapa Ahok itu juga menyenangi olahraga renang dan sepakbola.

Kini, setelah ia menjadi orang nomor dua di ibu kota, hampir seluruh waktunya hanya dikerjakan untuk bekerja. Tak ada lagi waktu tersisa untuk berolahraga.

Kontingen DKI Jakarta menjadi juara umum dalam ajang Popnas tersebut. Sebanyak 64 medali  emas berhasil diraih oleh atlet pelajar DKI. Jumlah itu melampaui target awal DKI untuk dapat menyabet hingga 56 emas.

Juara bertahan Jawa Timur harus puas duduk di posisi runner up dengan perolehan sebanyak 43 medali  emas.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan banyak cabang olahraga dari DKI yang hasilnya melampaui target awal. Seperti misalnya, dari cabang renang, mendapat 16 emas, dari target awal 8 emas.

Cabang karate berhasil meraih 10 emas dari target awal lima emas. Selain itu, kata dia, cabang bulutangkis beregu putri juga berhasil menyabet medali emas.

Karena keberhasilan DKI Jakarta menjadi juara umum, Pemprov DKI pun telah menjanjikan pemberian bonus dan uang pembinaan untuk atlet pelajar yang mengikuti Popnas XII.

Perolehan perak dan perunggu oleh atlet DKI juga mengungguli perolehan medali atlet provinsi lainnya.

Pada Popnas XI 2012 tahun lalu di Riau, peringkat juara umum diraih oleh kontingen dari Jawa Timur. Sedangkan DKI Jakarta duduk di posisi kedua dari 33 provinsi yang turut dalam pertandingan antar pelajar itu. "Makanya dibalik kesedihan atas peristiwa ambruknya GOR Koja, kita masih berbahagia karena anak-anak kita sangat berprestasi di Popnas," kata Ratiyono.




Editor : Tjahjo Sasongko















22.04 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













22.03 | 0 komentar | Read More

Mengejutkan, Jokowi Jawab \"Siap\" Nyapres

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 19 September 2013 | 22.53






JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Joko Widodo secara mengejutkan menyatakan "siap" mencalonkan diri menjadi Presiden RI. Wartawan yang mewawancarainya pun dibuat terkejut dengan ucapan Jokowi.


Jawaban Jokowi meluncur setelah mendapat penghargaan dari Soegeng Sarjadi School of Government sebagai tokoh kepemerintahan di Indonesia terbaik. Acara dilakukan di Garden Terrace, Hotel Fourseason, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2013) malam.


"Siap..." tegas Jokowi sembari langsung mengatupkan mulutnya.


Sejurus kemudian, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu melanjutkan ucapannya.   "Siap ke Pasar Tanah Abang, siap ke Waduk Ria Rio, siap ke Waduk Pluit," ujar Jokowi tersenyum.


Selanjutnya, Jokowi pun kembali mengutarakan keengganannya menjawab hal-hal yang bukan wewenang dirinya.


Menurutnya, urusan pencapresan adalah urusan politik dan urusan politik adalah urusan petinggi partai tempat bernaung.


Saat ini, Jokowi pun lebih memilih fokus ke tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurut Jokowi, permasalahan di Ibu Kota sangat banyak sehingga membutuhkan tenaga dan waktu yang banyak pula. 





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















22.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger